6

Manfaat dari kentos kelapa atau tombong kelapa... baca yukkk...!!!


Manfaat Kentos kelapa yang ramai tidak tahu!!!
Silahkan dibaca.

Apa itu Kentos kelapa??

Kentos Kelapa atau dikenal pula dengan Tombong Kelapa adalah embrio dari tunas kelapa. Bentuk Kentos bulat, dan terletak di dalam daging buah kelapa. Namun rasanya sungguh beda dari buah kelapa. Lebih getas dan crunchy. Tapi si kentos ini benar-benar aman dimakan. Bahkan bila dalam jumlah banyak enak sekali dijadikan sayur.

Sebenarnya embrio kelapa bernama Kentos Kelapa ini tidak begitu populer di kalangan masyarakat. Bahkan jikalau suatu kelapa dibelah dan ada isinya kentos, maka kelapa itu sering dicap sebagai kelapa tua. Padahal secara rasa dan manfaat banyak sekali . Rasanya enak sekali. Ini manfaat dari kentos kelapa disimak baik-baik...

1. Mencegah Kerosakan Pada Pembuluh Darah

Pembuluh darah bisa pecah jika anda terus tidak memperhatikan pola makan anda. Kerusakan pembuluh darah padahal berakibat fatal. Maka dari itu, anda membutuhkan manfaat kentos kelapa ini yang diyakini bakal mencegah kerusakan pembuluh darah anda.

2. Mencegah Penyakit Liver

Liver bisa disembuhkan dengan kentos kelapa. Dengan mengonsumsi sayuran ini, sungguh anda bakal memiliki tubuh yang kuat. Terhindar dari penyakit mengerikan seperti liver. Ingatlah bahwa penyakit ini itu sangat bahaya. Liver bisa menyebabkan kematian.

3. Mengandung Zat Besi

Zat besi yang terkandung di dalam kentos kelapa begitu baik sekali untuk tubuh anda. Dengan memakan banyak makanan kaya zat besi seperti tombong kelapa alias kentos kelapa ini, maka anda takkan kena anemia lagi.

4. Mengandung Omega 3

Omega 3 yang ada pada kentos kelapa sungguh ampuh sekali. Manfaat kentos ini memang diyakini kaya dengan asam lemak omega 3 yang akan menutrisi otak anda. Supaya bisa maksimal bekerja.


5. Mengandung Vitamin A

Kandungan vitamin A yang ada pada kentos kelapa sungguh super bagus sekali untuk kesehatan. Dengan manfaat kentos kelapa, sungguh tubuh anda takkah sakit-sakitan lagi. Terutama bola mata anda, benar akan sehat kembali. Seakan memiliki bola mata baru yang jernih.

6. Mengandung Vitamin D

Kandungan vitamin D di dalam manfaat tombong kelapa alias manfaat kentos kelapa ini juga ampuh sekali dalam pencegahan radikal bebas. Dengan rajin memakan sayur kentos ini, maka racun dan radikal bebas takkan menyerang anda lagi.

7. Mengandung Protein

Protein yang ada pada kentos kelapa juga baik sekali untuk tubuh. Kandungan protein yang tinggi dan melimpah pada kentos sungguh baik sekali untuk tubuh. Anda takkan terkena gangguan pembentukan sel lagi.

8. Mengandung Fosfor

Kadar fosfornya pada kentos kelapa juga banyak. Manfaat kentos kelapa akan menutrisi tiap jaringan tulang dan gigi anda.

9. Mengandung Vitamin B12

Kentos kelapa diyakini mengandung vitamin B12 yang begitu baik untuk tubuh. Dengan memakan sayuran ini, maka tubuh anda takkan kena lagi penyakit ini. Sungguh baik.

10. Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner juga akan disembuhkan dengan kentos kelapa. Karena manfaatnya yang hebat ini.

11. Memperkuat Tulang dan Gigi

Tulang dan gigi anda takkan rapuh lagi berkat manfaat kentos kelapa.

12. Mencegah Stroke pun dengan kentos, tentu saja kentos kelapa alias tombong kelapa begitu ampuh mengobati.

13. Mencegah Rabun Jauh atau Hipermetropi

14. Mencegah Radang Selaput Otak

15. Mencegah Rabun Dekat atau Miopi

16. Mengobati Sakit Kepala dan Migrain

17. Mengandung Kalsium yang Melimpah

18. Meringankan Depresi dan Stress Akut

19. Mencegah Mata Silinder Supaya Tidak Makin Parah

20. Mengobati Batuk Kering dan Menahun

21. Mencegah Kanker Kolon

22. Mengobati Insomnia dan Hipersomnia

23. Mengobati Mood Swing

24. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

24. Mengobati Flu dan Pilek

25. Menguatkan Daya Pikir

Cukup sekian seluruh penjelasan mengenai sayuran dari buah kecil di dalam kelapa ini. Semoga Bermanafaat...

Sumber dari dokter hebat...


F_F

Rezeki telah tertakar dan jodoh tak akan tertukar, upaya menjemput jodoh

Assalamua'alaikum sahabat muslim, selamat pagi sahabat dumay.... pagi yang indah cuaca yang cerah secerah wajah sahabat muslim yang selalu terlindung dari pancarnya sinar yang tidak baik๐Ÿ˜Š.
Sahabat muslim yang baik mari sejenak simak postingan ini saya kutip dari beberapa sumber soal jodoh, jangan khawatir persoalan jodoh karena rezeki telah tertakar dan jodoh tak akan tertukar.
Sejak kita dalam kandungan rezeki, jodoh & maut sudah ada yang mengatur yaitu Allah SWT. Mari simak sedikit kisah dibawah ini, ๐Ÿ–Ž๐Ÿ‘‡

Kisah Rithah al-Hamqa, gadis Bani Ma’zhum memang sanmengharukan. Di ujung penantiannya yang panjang tentang jodoh- akhirnya, setelah mendapatkan jodoh–, ternyata seiring dengan berjalannya waktu harus berakhir dengan kenistapaan. Sungguh ironi. Sampai-sampai kisah tersebut diabadikan dalam Al Qur’an Surat An Nahl ayat 92, “Dan janganlah kamu seperti perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi bercerai-berai kembali…”

Bertolak dari kisah Rithah al-Hamqa inilah kita akan mengurai lebih dalam persoalan jodoh. Dan kisah Rithah ini mengajarkan kita banyak hal. Diantaranya, bahwa jodoh mutlak urusan Allah Swt. Jodoh tidak dapat dihindari kehadirannya manakala kita belum menginginkannya. Atau sebaliknya. Jodoh juga tidak dapat dikejar,manakala kita sudah sangat ingin memilikinya. Bila saatnya tiba, pasti akan datang.

Demikianlah jodoh. Keberdayaannya tetap menjadi rahasia Allah Swt semata dan tetap tertulis jauh sebelum kita hadir di muka bumi ini. Rasulullah Saw telah bersabda : “Ketika ditiupkan ruh pada anak manusia tatkala ia masih di dalam perut ibunya sudah ditetapkan ajalnya, rezekinya, jodohnya dan celaka atau bahagianya di akhirat”. Jika demikian, tak bijak rasanya jika kita terlalu larut dalam kekhawatiran, merisaukan sesuatu yang masih rahasia dan tak seorang pun ada yang tahu. Dan segala sesuatu yang telah menjadi ketetapan Allah Swt, maka tidak ada satu pun makhluk yang mampu merubahnya. Termasuk soal jodoh. Ia tidak akan pernah tertukar atau diambil orang lain.
Kisah Rithah al-Hamqa juga mengajarkan kita bagaimana menumbuhkan kesabaran diri dalam menggapai cita-cita. Kesabaran yang diwujudkan dalam seluruh sikap dan pengharapan hanya kepada Allah Swt. Bukan kepada yang lain. Karena hanya kepada Allah Swt-lah semua dalam kuasa-Nya. Adalah sebuah kesalahan besar bila kita menyandarkan segala urusan kepada selain Allah Swt. Karena semua akan berbatas. Dan cara-cara yang dilakukan ibu Rithah al-Hamqa mendatangi ahli nujum dan dukun untuk mengupayakan kedatangan jodoh bagi anaknya, adalah kekeliruan. Malah sebuah kesyirikan besar. “Jarak” kita dengan Allah Swt begitu dekat, maka kenapa kita tidak memohon kepada-Nya? “Dan apabila hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka jawablah Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang-orang yang berdoa kepada-Ku…” (QS. Al Baqoroh:186).

Bukan hanya itu, langkah keliru Rithah al-Hamqa dan ibunya tersebut menjadi simbol ketidaksabaran manusia atas keinginan diri. Sebuah kekeliruan yang pada akhirnya justru mengantarkannya ke jurang kerisauan sekaligus kesalahan yang lebih dalam. Bukankah Allah Swt telah berfirman dalam Al Qur’an Surah Al Baqarah ayat 45, “Dan jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya yang demikian itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Rabbnya, dan mereka akan kembali pada-Nya.”

Pernyataan dari Allah Swt melalui Surat Al Baqarah ayat 45 dan 186 tersebut menjadi indikasi betapa “kedekatan” kita dengan Allah Swt yang diwujudkan dalam bentuk ketakwaan dan kelurusan hati serta sikap seperti yang Rasulullah Saw contohkan melalui risalahnya, akan menjamin terkabulkannya pengharapan kita. Setidaknya, akan menjauhkan diri kita dari segala bentuk praktik kehidupan yang menyalahi aturan Allah Swt. Kemurnian akidah terjaga dan kelurusan niat untuk menikah pun tak akan goyah.

Dan Allah Swt tidak akan mungkin mengingkari janji. Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud, Tarmidzi, dan Ibnu Majah, Rasulullah Saw bersabda tentang masalah doa, “Sesungguhnya Allah malu terhadap seseorang yang menadahkan tangannya berdoa meminta kebaikan kepada-Nya, kemudian menolaknya dalam keadaan hampa.” Maka, sudah jelas jika dengan intensnya “komunikasi” vertikal kita kepada Allah Swt akan berbuah pada dikabulkannya doa atau pengharapan kita.
Kisah gadis Bani Ma’zhum juga memberikan nasihat, bahwa jodoh merupakan amanah Allah Swt. Dan akan diembankan pada kita pada masa yang tepat. Nah, barangkali jika saat ini kita belum mendapatkan jodoh,lantaran oleh Allah Swt kita belum dinilai sanggup dan mampu mengemban amanah itu. Jika demikian, bersangka baik (husnudzon) kepada-Nya adalah sikap yang terbaik. “Boleh jadi kamu mencintai sesuatu padahal sesuatu itu amat buruk bagimu, dan boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu. Kamu tidak mengetahui sedangkan Allah Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah:216).
Sahabat muslim yang dirahmati Allah ingat sekali lagi, jodoh itu layaknya rezeki dan kematian. Telah tertulis dan tetap akan menjadi misteri yang akan selalu menjadi kuasa Allah Swt. Jodoh itu tidak akan pernah tertukar dan yakinlah bahwa Allah telah menentukan jodoh baik untuk kita. Dalam kesadaran tertinggi dan batas bening jiwa, tentu kita selaku manusia hanya mampu menyadari betapa kita tak cukup kuasa untuk menjangkau itu semua. Kecuali, sekadar melakukan optimalisasi serangkaian ikhtiar. Dan berikut ini ada beberapa upaya yang dapat dilakukan unutk menjemput jodoh :1. memperbaiki diri. Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang sholih/sholihah, maka kita harus menjadi orang yang sholih/sholihah juga. Sebagaimana firman-Nya, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” (QS. An Nuur : 26). Perbaikan disini berarti secara lahiriah/jasadiyah dan batiniah. Ada sebagian orang mendambakan jodoh yang sholih/sholihah, tapi ia sendiri justru tidak atau kurang sholihah/sholih.2. Tidak putus asa dalam berdoa. Doa yang baik untuk mendapatkan jodoh adalah seperti yang terdapat dalam Surat Al-Furqon ayat 74 : “Ya Robb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. Dan berdoalah menurut apa yang diajarkan Allah Swt dan Rasul-Nya kepada kita, niscaya doa kita akan lebih terkabul.3. Meningkatkan kualitas ibadah wajib dan memperbanyak ibadah sunnah. Agar jodoh kita semakin cepat datang, kita wajib “mendekati” Allah Swt lebih ekstra. Caranya, dengan meningkatkan kualitas ibadah wajib dan menambah ibadah-ibadah sunnah. Seperti, sholat Tahajjud dan Dhuha, Shaum, Tilawah Al Qur’an, Infak, dan lain-lain.4. Memiliki kriteria yang tidak muluk. Boleh jadi jodoh sulit datang lantaran kriteria jodoh yang terlalu muluk. Selalu menjadikan keunggulan fisik dan materi sebagai standar tertinggi. Namun, hal itu justru yang akan mempersulit diri sendiri. Itulah sebabnya Rasulullah Saw menganjurkan untuk memilih kualitas agama sebagai standar utama dalam mencari jodoh. Tentu hal ini memungkinkan jodoh kita orang miskin, tidak berpangkat, bukan keturunan orang baik, akan tetapi memiliki agama/akhlak yang baik.Seperti, kisah Juwaibar. Meski secara fisik kurang mendukung, namun dia salah satu sahabat yang dicintai Rasulullah Saw, karena ketakwaannya pada Allah Swt. Terbukti, Juwaibar telah menikah dengan Zulfa, putri dari Ziyad bin Labid yang sholihah, cantik jelita dan dari keluarga kaya. Kehidupan keduanya pun diliputi kebahagiaan.5. Memperluas pergaulan. Ini bagian dari upaya horizontal untuk mendapatkan jodoh. Dengan pergaulan yang luas kita juga lebih banyak mendapatkan pilihan. Membuka diri jika selama ini masih terkungkung oleh pribadi yang tertutup. Ingat, tak jarang jodoh itu datang bukan dari perkenalan langsung, tapi dari kenalan teman kita. 
6. Meminta tolong orang lain atau menyatakan hasrat secara langsung. Meminta tolong orang lain yang reputasinya baik. Atau biasa disebut guru mengaji, murobbi, teman, orang tua, saudara, dan yang lain.Atau jika memiliki sebuah keberanian, bisa dilakukan sendiri. Hal ini juga berlaku bagi para wanita/akhowat. Sekalipun cara ini masih terbilang asing dalam budaya Indonesia, namun cara ini sebenarnyaIslami. Karena pernah dilakukan Khadijah ra kepada Nabi Muhammad Saw. Pada masa itu, Khadijah ra yang lebih dahulu menyatakan hasratnya kepada Nabi melalui perantaranya.Jadi, untuk meraih keberkahan dalam ikhtiar menjemput jodoh, kita harus yakin pada Allah Swt, bahwa jodoh kita telah tertulis sebagaimana rezeki dan kematian kita dan pasti tak akan pernah tertukar atau diambil orang lain. Tak perlu khawatir. Ia pasti akan menemukan jalan untuk menjumpai kita. Ia tak akan datang terlalu cepat hingga kita harus terburu-buru, tapi juga tak akan terlalu lama hingga kita lelah menunggu. Wallahu’alam.
(Dari Berbagai Sumber)

F_F

Gambar yang aneh sungguh nyata dan fakta keasliannya

Alam yang indah, ciptaan Allah yang maha kuasa, sungguh sangat indah dipandang dan luar biasa... 
Ketika itu masih jam 18.20 berada ditepi pantai bersama kawan-kawan dengan gembira sedang menunggu berbuka puasa dalam bulan suci ramadhan, tak sengaja gambar di langit serta matahari sedang terbenam tertangkap oleh camera samsung galaxy J7pimer ini gambar yang asli tanpa editan sedikitpun... sungguh luar biasa ketika dipandang oleh mata seperti editan dan pasti orang tak percaya kalau ini adalah asli gambarnya yang tertangkap oleh camera samsung galaxy j7primer... luar biasa indahnya... subhanallah sungguh indah ciptaan Allah...

Berhenti disini

Hi... disini masih floraaa...
Minal aizin walfaizin yaa, mohon maaf lahir & bathin... ini masih lebaran ke dua kadang aku ada salah baik disengaja maupun tidak sengaja baik zahir maupun bathin maafin yaaa... apalagi ahir-ahir ini aku sering muncul didunia maya sering curhat-curhatan, sering bawel-bawelan, suka buat cerita aneh-aneh, mungkin ada yang tidak suka dengan cerita aneh ini abaikan saja... itu cuma sebuah cerita kok, santai adjaaa...
Emmm barangkali ada yang merasa bahwa cerita ini tentang diri kalian, atau ada yang merasa ''wahh floraa lagi curhat tentang diriku, wahhh floraa sedang kasmaran denganku, wahhhh floraaa lagi kurang waras...'' itu hanya kepikiran diriku saja, mudah-mudahan kalian tidak berfikir seperti itu yaa.... kalau pun ada tenang saja floraaa maafin kok karena Flora suka memaafin orang meskipun tidak diminta maaf atau tidak langsung jabat tangan...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚...
Sahabatku..... tidak salah jika kalian berfikir tentang diriku bahwa aku sedang kasmaran, iyaaa... betul aku sedang kasmaran, tapi sayangnya aku kasmaran sama orang yang salah๐Ÿ˜ญ masak aku kasmaran sama hahahahahah lucu pokoknya... 
Emmmmm sekarang aku sudah berhenti menyukai orang itu, betul loh benar-benar berhenti... dia sudah dimiliki oleh orang lain.. lucu yaaa selama ini aku menunggu dia, eh hari ini aku kedapatan dia sudah ada yang punya, telat 1/2 langkah.... sungguh menyedihkan...
Aku bebassss, sangat bebasss... hatiku hancur, orang yang kutunggu milik orang๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚, .... yeeeee kini aku betul-betul alone lagi... ye ye ye ye ueeeรจeeeeee๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜„๐Ÿ’ƒ... 

F_F

Aku difitnah oleh saudara kandungku

Pagi yang cerah udara yang sejuk hati yang sedih, pagi ini curi-curi dengar orang bercerita di luar rumah tentang sebuah kisah yang sangat sedih namun sangat inspirasi buat kita sebagai para gadis... langsung saja kita star ceritanya takut nanti lupa... maklum ini kan bulan ramadhan ya ngantuk ada sama penulis, laferr pun ada sama penulis, tau-tau kisah ini berubah jadi bohongan๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚... tapi ini fakta yaaa... alasannya penulis menuliskan cerita ini dalam blog karena merasa tertarik buat diri penulis juga jadikan inspirasi buat pembaca... wahhh dari tadi bilang star... kok belum ya... sory sory... ๐Ÿ˜Š okey gays kita langsung saja...

Aku Mars, umurku 15 tahun, aku seorang santri pengajian di sebuah balai pengajian yang letaknya diatas bukit tidak jauh dari desaku, semua gadis-gadis sebaya denganku ngaji disana... perginya dari jam 18.00 malam dan pulang jam 07.00 pagi,  orang lebih cendorong menyebut nama balai pengajian itu dengan Dayah Huda (bukan nama asli) yang di pimpin oleh seorang ustaz penceramah yang sangat digemari oleh masyarakat banyak ceramahannya pedas artinya beliau ini memang tepat sasaran atas ceramahnya tidak takut pada siapapun, pemberani, dan sanggup pertanggung jawaban atas apa yang didakwahkannya, nama beliau ustaz Mukhriz (bukan nama alsi).
Aku adalah santriwati dayahnya, pada saat aku mengaji disana aku punya banyak teman hampir seluruh santriwati aku jadikan teman, jumlah santriwati di dayah ini lebih kurang 150, sedangkan santriwan jumlahnya lebih kurang 100, ustaz dan ustazah lebih kurang 15 orang. Kami saat mengaji campuran laki-laki dan perempuan dibatasi dengan tebing kain.
Aku sekolah juga tidak jauh dari desaku, sekolah saat itu masih SMP kelas III. Jujur aku sangat cantik, putih, bersih, lembut, dan banyak lelaki yang menyukaiku bahkan ada yang tergila-gila hingga warasnya hilang, dari kalangan guru disekolah juga dari kalangan dayah para ustaz, namun aku merespon mereka seperti  layaknya seorang murid dengan gurunya tidak lebih sama sekali hanya saja mereka menganggap berlebihan sehingga memberikan aku berupa makanan, hadiah lainnya. Beberapa temanku ada yang tidak senang dengan sikapku yang melayani para guru ini baik di dayah maupun disekolah secara lembut, mau temanku aku bersikap tegas agar para guru ini berhenti menyukaiku dan berhenti memperlakukan aku sebagai murid didik yang spesial.
Aku sebenarnya tidak terasa seperti murid spesial tetapi beberapa teman lelaki juga teman perempuan menganggap aku ini murid spesial bagi guru-guru ini (sekolah & dayah) lalu banyak teman yang tidak mau berkawan denganku lagi, mereka pelan-pelan menjauhiku hingga aku tamat SMP.
Setelah masa libur aku kembali masuk kesekolah tingkat SMA/MAN, disekolah ini aku berjumpa lagi dengan teman-teman lamaku di SMP mereka ini mulai akrab kembali denganku, juga ada beberapa teman semasa SMP ada yang satu pengajian denganku tetapi mereka tidak mau berteman denganku disebabkan aku masih diperlakukan oleh guru dayah sebagai santriwati yang spesial padahal biasa saja. Mereka ini mulai menebar fitnah dengan menyampaikan hal-hal yang terjadi di dayah kepada teman lamaku, lalu teman lamaku ini memberikan komentar panas tentang diriku " hei mars kamu masih kek gitu ya,,, tidak hanya disekolah dulu, didayahpun sama! Kegenitan banget sih kamu...!!!" Aku hanya terdiam membisu tidak tau mau jawab apa, memang aku masih sangat polos dan tidak tau apa-apa masalah suka, cinta, spesial, bagiku jika aku diperlakukan khusus ya sudah aku terima saja, itu tidak berpengaruh bagiku. Tetapi teman-temanku sangat berpengaruh sehingga aku di anggap wanita kegatelan sana sini ๐Ÿ˜Ÿ dan mereka teman lamaku kembali tidak mau berteman lagi denganku, mereka malu berteman dengan orang yang kegenitan.
Lalu aku tetap jalani seperti biasanya pagi sekolah dan malam mengaji, walaupun tanpa seorang teman namun aku tetap tidak goyang, tidak rapuh dan sangat tegar menjalani hidup.
Saat perjalanan yang sunyi aku bertemu dengan seorang lelaki ketika dalam perjalanan mengaji, lelaki itu manis, dia baru pulang dari rantauannya. Berbicara denganku sambil jalan menuju ke dayah ada beberapa santriwati lain melihat aku, lagi-lagi mereka menebarkan fitnah sesamanya termasuk dari kalangan santriwan juga mulai membenciku, pangeran yang berjalan denganku ini setiap hari menunggu aku di kaki bukit untuk menemani aku jalan sampai ke dayah, masa itu belum terlarang sangat bahwa lelaki dengan perempuan tidak boleh berduaan karena belum banyak muncul pikiran kotor dan semua dianggap teman, jadi biasa saja nampaknya.
Terus dan seteruanya pangeran itu menungguku dan aku pun mau jalan dengan dia merasa nyaman dan beda perasaan aku kedia dibanding perasaanku ke guru-guru yang perhatian kepadaku setiap hari baik disekolah maupun didayah. Nama pangeran itu Chardan (bukan nama asli) dia selalu setia temani aku dari pagi kesekolah dan sore ke dayah sehingga dia juga ikut pengajian didayah kami, tetapi dia di kelas paling tertinggi karena umurnya 20 tahun ke atas jadi tidak mungkin duduk dikelas kami yang masih umur rata-rata 18 tahun. Terus dan terus kami berkenalan disepanjang jalan๐Ÿ˜ tiba-tiba ia berminat untuk memperistrikan aku, Alhamdulillah hatiku sangat gembira dan sangat bahagia karena akan segera fitnah-fitnah yang menyebar keseluruh desa akan punah begitu anggapanku. Tidak tau bahwa keluarga aku dan dia tidak menyetujuinya, alasannya pertama dari keluarga pangeranku ini beranggapan bahwa aku ini wanita penjinak lelaki akibat fitnah yang tersebar itu membuat keluarganya tidak menyukaiku walaupun aku cantik, putih, lembut mereka tetap tidak menerimaku, itu kata-kata yang dilempari pada setiap orang didesaku kami satu desa, lalu terdengarlah ketelingaku ibuku dan ayahku aku sangat disayangi oleh ibu dan ayahku, ibuku membalas lemparan kata-kata juga, kata ibuku aku juga tidak sudi memberikan anakku kepada keluargamu, anakmu yang kegatelan selalu ngejar-ngejar anakku dijalan bagaikan anjing kejar tulang... akhirnya keluargaku dengan keluarga dia setiap jumpa selalu berantem masing-masing menangkan anak sendiri, kami berdua tidak bisa melanjutin hasrat hati kami, tetapi kami tetap meneruskan hubungan ini hingga kedua keluarga kami damai dan memberika restu kepada kami.
Tak terhitung hari lagi keluargaku dengan keluarga dia masih juga belum damai hingga aku tidak kuat untuk menghadapi ini aku ingin pergi ke pesantren besar untuk menjauhi diri dari fitnah yang menyebar didesaku tentang kejelekanku... aku sangat sedih kedua orang tuaku dipandang jelek oleh masyarakat karena diriku, aku punya 2 kakak laki-laki dan 1 kakak perempuan, kakakku juga mulai tidak menyukaiku, mulai membenci punya adik yang sangat buruk, dan mulai mengatakan hal yang jelek tentang diriku, hanya tersisa ibu dan ayah saja yang masih percaya dan menyayangiku, lalu aku meminta restu pada orang tuaku untuk pergi pesantren, kedua orang tuaku merestuinya dan aku tinggal dipesantren... pangeranku ini masih belum menyerah dan masih punya minat besar untuk memperistrikan aku, dia pergi kerantauan lagi dan mulai mengirimi aku segala kebutuhan aku didayah dan karena aku sangat mencintainya akupun terima apa yang diberikan olehnya, aku sangat bahagia sungguh dialah sosok idamanku yang selama ini aku tunggu. Sekolah ku berhenti di kelas II SMA/ MAN karena telah masuk pesantren, pangeranku ini meminta aku masuk sekolah dipesantren yang aku tempati itu dan segala biayanya akan di tanggungi, namun aku tolak karena aku ingin fokus pada pengajian saja biar aku lebih kejalan akhirat, aku ingin lupa tentang duniaku yang jelek itu.
Dua tahun lamanya aku di pesantren lalu aku pulang kekampung halamanku untuk berlibur beberapa hari dan juga aku pergi ketempat kakak jauh sekali dari kampung halamanku perjalanan menuju kesana lebih kurang 8 jam perjalanan dengan kendaraan mobil. Aku disana hanya main-main saja, disana juga ada ayah yang sedang cari rezeki untuk nafkahi kami dikmpung, aku anak yang paling dimanjai dan disayangi oleh ayah, kalau kakak juga disayangi oleh ayah tetapi tidak dimanjai lagi sebab sudah berkeluarga, suami kakak kerja sama ayah juga ada abgku disana bekerja. Ayah menuruti semua kemauanku, apa-apa yang aku minta semuanya terpenuhi kakak cemburu terhadap diriku. Ketika disana aku nginap dirumah kakak karena toko/kede yang ayah berjual dinginapi sama ayah dan abang. Hari-hari disana aku sering keluar jalan-jalan sendirian kelilingi kota tersebut dengan kendaraan motor ayah, kakak kurang senang dengan kehadiranku disana, suami kakak juga kurang senang mereka merasa diriku banyak membawa aib dalam keluarga, lalu kakak menegurku untuk tidak sering keluar jalan-jalan sebaiknya aku pulang kekampung saja, disana boleh pergi kemana saja kata kakak. Memang semasa aku dirauntauan itu beberapa lelaki disana yang melihatku tertarik bahkan minta kenalan denganku melalui kakak, kakak merasah risih dengan permintaan konyol para lelaki disana, merasa kurang senang, malu punya adik yang dikenal pejinak lelaki, padahal lelaki itu sendiri yang menginginkan aku.
Aku sempat melayani salah satu lelaki yang meminta kenalan denganku dengan memenuhi permintaannya untuk pergi makan bakso, kebetulan silaki itu berjualan disamping toko ayah setiap hari lihat aku ditoko ayah selalu ngajak aku makan bakso. Kejadian itu pas malam hari niat dan tujuanku untuk penuhi keinginannya supaya berhenti menggangguku baik didepan kakak maupun abangku, lalu aku pergi temuinya disebuah cafe lengkap dengan makanan serta ada bakso juga dicafe itu, kami duduk disana makan bakso bersama tanpa diketahui oleh ayah dan abangku. Ketika kakak jemput suaminya pulang kerja melihat aku duduk bersama lelaki yang sering mengganggu kakak untuk minta kenalan denganku. Kakak marah sekali jiga abg iparku sangat kesel dan marah, tanpa mereka samperin kami langsung pulang kerumah, sesampai dirumah didepan pintu langsung aku ditamparin oleh kakak dan berkata "kamu memang genit dari kampung bawa-bawa kesini, aku malu punya adik yang kegatelan dan pejinak laki, sebaiknya kamu tidak perlu tinggal dirumahku lagi pulang saja kekampung, besok tolong siap-siap pulang kekampung aku akan antarin ke bus". Abg iparku tertawa dengan senang hati aku ditamparin oleh istrinya, namun aku hanya menangis tidak memberi penjelasan apa-apa tentang niat dan tujuanku untuk menemui silaki itu.
Esok harinya aku diantarin oleh kakak ke bus ayah dan abangku tidak mengetahuinya, lalu sore hari ayah tanya sama suami kakak "mars kok tidak nampak hari ini, biasanya setiap pagi sudah sampai kesini untuk tolong ayah nyapu,? Suami kakak "sebaiknya ayah nanti malam pulang kerumah saja makan malam bersama, dan ayah boleh tanya langsung sama kakak mars soal marsa". Ayah diam tidak lanjut bertanya lagi mungki sebab ayah tau bahwa kakak dan suaminya mersa cemburu atas perlakuan ayah yang selalu penuhi keinginanku.
Malam harinya ayah dengan abang pulang kerumah kakak untuk makan malam bersama, seusai makan malam langsung ayah tanyakan tentang diriku pada kakak,
"Akak mars kemana, kenapa tidak datang ketoko hari ini, biasanya pagi-pagi buta sudah ada dia, ni dirumah akak juga tidak ada, kemana dia"! Kenapa ayah panggil akak sebab kakaku adalah anak pertama dari keluargaku, yang kedua abang bersama ayah, yang ketiga abang dikampung dan ke empat diriku. Kakak jawab "ayah harus tau perbuatan dia disini, setiap hari seusai bersih-bersih toko dia jalan-jalan dengan lelaki disini, namanya andi (bukan nama asli)  yang sering tanyakan dia sama saya, yang berjualan disamping ayah itu... kemarin malam mereka duduk disebuah cafe sedang berdua-duaan didepan umum, akak malu ayah.... punya adik seperti itu, kata kawan akak setiap malam merek jumpa dan berdua-duaan dalam kegelapan... " tanya abang " kak..! Apa betul ni yang akak bilang?, dia mulai bawa-bawa sikap dikampung kemari, sudah 2 tahun duduk di dayah masih sama kelakuannya... memalukan sekali.." nyambung kakak lagi "sempat dengar dari mulut orang dia pernah kehotel dengan seorang lelaki entah akak tidak tau dengan laki mana lagi dia.." dan seterusnya pernyataan yang tidak aku lakukan dilaporin ke ayah dan abangku. Ayah tidak menjawab apa-apa, tetapi abang sangat marah dan menelepon kekampung untuk kasih tau sama ibu soal laporan dari akak, lalu ibu tanyakan langsung soal apa yang kakak bilang itu, aku kaget dan terkejut mendengar isi laporan itu, aku menangis dan selalu jawab bahwa aku tidak seperti itu dan tidak melakukan hal itu, ibu sangat benci terhadap diriku๐Ÿ˜ข sangat jijik melihatku๐Ÿ˜ข menganggap bahwa aku tidak suci lagi, menganggap aku bukan anaknya๐Ÿ˜ข apa yang aku sentuh dirumah ibu buang, kata ibu jijik barang sentuhanku, kotor, tidak suci, sekalipun aku berusaha menjelaskannya ibu sudah tak mau mendengarku lagi, sepertinya telinga ibu sudah peka dengan suaraku, tak ada satu keluargaku yang berpihak pada diriku kecuali ayah yang msih sangat sayang dan percaya samaku.
Abang yang dikampung ketika dengar tentang diriku marah sekali, aku ditampar dan ditendang dengan kaki pas kenak didada, ibu hanya melihat saja aku dipukuli oleh abang yang dirumah๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ญ tidak ada pembelaan dari ibu sama sekali.
Lalu ayah, abang, kakak juga suaminya semua pulang kekampung untuk jumpai diriku, masih mau menginterview tentang hal kejadian disana, jawabanku tetap tidak pernah melakukan hal yang hina dan keji seperti itu, kakak marahin aku dan kembali menamparinku didepan ayah, ayah berkata dengan sangat marah "berhenti memukulinya...!" Hatiku ketika ayah berkata demikian sangat bahagia dan gembira karena masih ada yang mendukungku dan pedulikanku.
Ayah bertanya padaku... "nak, jawab jujur apa pernah melakukan hal seperti itu disana? Jawabku "tidak ayah...! Aku tidak pernah melakukan hal itu, tidak pernah ayah'๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ญ sambil aku bersujud dikaki ayah, tolong percayalah ayah...!" Ayahku tidak jawab apa-apa lagi setelah dengar jawabanku.
Sebelum pulang kesini ayah sudah temui lelaki yang berjualan disamping toko ayah untuk menanyakan langsung persoalan ini, lelaki itu sudah memberikan penjelasan semua sebab itulah ayah tidak terlalu memperumitkan masalah ini.
Lalu kedua abangku meminta diriku untuk cek keperawananku masih ada atau tidak, aku dibawa kedokter kandungan untuk cek apakah masih ada atau tidak, jika terbukti tidak ada lagi aku diusir dari rumah dan dihapus namaku dari ahli waris keluarga...
Setelah dicek hasilnya terbukti aku masih perawan dan tidak ada yang menyentuh diriku sama sekali, memang kenyataannya bahwa diriku masih suci, dan tidak pernah melakukan hal-hal sekeji itu... kemudian keluargaku mulai merasa malu pertama dari kakakku yang berusaha telah memfitnah saudara kandungnya sendiri, ibu mulai tidak berani tatapan dengan diriku sebab sudah terlalu banyak kata-kata kasar yang keluar dari mulutnya, kedua abangku respon biasa saja, abang yang memukuliku sudah jarang pulang kerumah, hanya ayah yang sering berbicara denganku, tetangga dan semua orang didesaku masih memandang hina pada diriku, lagi-lagi keluarga pangeranku mereka semakin jijik dengan diriku bahkan langsung melaporkan pada anaknya tentang kejadian ini, tetapi aku bangga sama dia tidak menyesal memilih dia sebagai pangeranku, dia tetap mencintaiku, masih punya keinginan untuk memperistrikanku, dia tidak percaya kata siapapun karena dia tau banyak wanita disekelilingku yang iri dan sirik pada diriku yang sangat cantik wajahku dan akhlakku.
Keluarga pangeranku ingin memperjodohkannya dengan wanita lain, namun pangeranku menolaknya dan tidak akan pernah menikah dengan siapapun kecuali dengan diriku. Lalu ada beberap laki-laki lain dikampung halamanku yang ingin meperistrikanku walaupun aku sudah tercemar hina di masyarakat, banyak yang berlomba-lomba untuk mendapatkanku. Aku tidak memberi jawaban apa-apa dan hanya menunggu sipangeranku yang itu (Chardan). Umurku pada saat itu sudah mencapai 20 tahun, kata ayah aku sudah pantas memiliki suami agar pemuda-pemuda lain berhenti melirik aku dan tercegah dari timbul fitnah, aku tidak jawab apa-apa,. Setelah kejadian ini terselesai banyak pemuda datang kerumah untuk melamariku, ayah hanya menunggu keputusan dariku, sedangkan ibu takut berbicara denganku walaupun dari beberapa pemuda yang melamarkanku ada yang ibu sukai dan berkenang dihati ibu.
Lalu aku kembali kedayah, dan pangeranku sangat senang mendengarkan bahwa aku kembali kedayah tanpa menerima lamaran siapapun, dia kembali mengirimiku segala kebutuhan apa-apa yang aku perlu di dayah, dari beli kitab, uang jajan, pakaian, segalanya yang kubutuhkan. Beberapa bulan di dayah aku merasa sesak nafas di dada aku cek up kerumah sakit, didadaku ada sesuatu yang terdempet dan susah untuk bernafas, lupa tidak tau nama penyakit itu efeknya sebab tendangan dari abangku saat itu. Aku tidak pernah kasih tau pada siapapun soal penyakit yang kualami itu, hingga berjalan waktu demi waktu, hari, bulan dan seterusnya pernafasanku mulai ketat, mulai sulit untuk bernafas, ditambah lagi dengan demam badanku sangat tinggi,, temanku yang sekamar meminta bawakan aku kerumah sakit, aku menolak dan berkata baik-baik saja, padahal diriku sangat sekarat.
Tiga malam aku tertidur dikamar tanpa mengikuti pengajian, subuhnya tepat pada jam 06.09 dalam keadaan tertidur aku telah meninggalkan dunia fana ini dalam keadaan tersenyum.๐Ÿ™
Teman-teman membangungkan diriku, dan tidak terbangun kini aku telah tidur panjang untuk selama-lamanya. Orang-orang yang selama ini iri, dendam, mengatakan diriku yang bukan-bukan, fitnah diriku, saat aku telah tiada mereka meminta maaf dengan menangis disamping jasadku, merasa menyesal telah membuat aku hina di mata masyarakat. Namun aku telah memaafkan mereka semua aku ingin berkata berhenti menangis, berhenti jatuhkan aer mata kalian, sekalipun kalian menangis aku telah tiada dan aku tidak akan pernah kembali. 
Orang-orang desaku dengan segera mempersiapkan kebutuhan terahirku yaitu kerenda, kain kafan, kuburan, dan segera memandikanku setelah sampai aku dipulangkan dari dayah, segala aktifitas dari buat kerenda, menggali kubur sampai aku disemayamkan semuanya teras ringan dilaksanakan oleh masyrakat kampung. saat itu ibuku pingsan setiap saat karena sangat menyesal dan sungguh menyesal telah mendengar fitnah dan hasutan konyol dari kakakku kandungku sendiri tidak sempat meminta maaf pada diriku, aku mendengar semua tangisan mereka saat aku telah tiada namun aku tidak bisa menjawab, tidak bisa berbicara, aku hanya terdampar tidur dihadapan mereka semua, yang sayang padaku dengan air mata berlinang baca yasin dihadapanku, kakakku saat itu juga sangat menyesal telah memperlakukan adik perempuan satu-satunya seperti orang lain semacam bukan adik kandung sendiri, di hari terahirku bersama mereka hampir sekampung mengeluarkan air matanya.
Pangeranku dari rantauan langsung pulang untuk berjumpa terahir kalinya dan alhamdulillah keluarga pangeranku damai dengan keluargaku disaat aku telah tiada dan dengan sungguh-sungguh meminta maaf kepada keluargaku atas apa yang pernah dikatain tentang kehinaan keluargaku juga tentang diriku, keluarga pangeranku meminta jangan dulu aku disemanyamkan kekubur tunggu anaknya beberapa menit lagi sampai karena sedang dalam perjalanan pulang, karena sudah damai akhirnya keluargaku memutuskan untuk menunggu pangeranku pulang.
Setelah pangeran pulang dilarang untuk menyetuh jasadku sebab diriku sudah suci, pangeranku menangis dengan tangisan yang dalam sambil berbisik "maafkan aku, maafkan aku, juga maafkan keluargaku, aku telah rela kamu pergi dengan tenang semoga Allah menempatkanmu dijannah๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข,." Dia pingsan saat aku diangkat akan dibawa kekubur, hampir semua desa dikecamatanku mengantarin kepulanganku keilahi dengan wajah yang sedih dan duka  yang dalam. Selamat tinggal dunia dan selamat tinggal kampung halamanku juga selamat tinggal pangeranku... relakan aku pergi supaya tidak ada hambatan apa-apa dengan dunia lagi๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข.

Ini merupakan sebuah kisah nyata 10 tahun lalu, sumbernya dari tetangga sebelah dan ada beberapa orang lain juga pernah mengatakan cerita yang sama...
Penulis mengangkat kisah ini bukan sebab membuka aib atau hal semcam lain... hanya saja ini sebagai pertimbangan bagi orang yang suka sirik dan iri dengki, juga sebagai inspirasi buat kita semua bahwa hidup ini tidak dengan apa yang terlihat maka akan seperti itu, istilah tepatnya hina dimata manusia belum tentu hina di mata Allah, begitupun sebaliknya, karena kita tidak tau dari sebalik ujian dan cobaan yang dihadapi ada sirat tersendiri didalamnya, menurut penulis ketika kejadian ini, penulis masih menduduki bangku SD, dan kisah ini memang benar-benar ada, kenapa penulis menyebutkan kata aku dalam cerita ini kenapa tidak langsung sebut namanya, seolah-olah ini seperti hayalan... tidak...! Ini benar-benar nyata, karena kalau sebut semua nama-nama mereka dikhawatirkan ada nama yang sama (asli), sebagian yang  mengetahui alur cerita ini akan merasa risih dan bertanya-tanya siapa pembuatnya walupun diketahui orangnya, karena menurut penulis cerita ini singkat padat jelas, kalau diuraikan akan lebih banyak lagi, penulis yakin ini saja tidak habis dibaca๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.

Nama-nama yang tersebut didalam cerita ini bukan nama yang sesungguhnya, harap bila ada kesamaan namanya dimaklumi karena bukan disengaja.

Bila best ceritanya harap komentar dibawah, bila kurang dalam bahasa dapat dimaklumi masih pemula dalam menulis kisah orang๐Ÿ˜Š.

๐Ÿ–ŽBila ada masukan dan kritikan juga saran silahkan diisi dikolom bawah ini๐Ÿ‘‡

F_F

Jujur

Hi... aku Flora, umurku sekarang 20 tahun...
Aku ingin menceritakan sedikit tentang perasaanku yang singkat soal jalan cintaku...
Jujur saat ini aku menyukai dua pria, dua-duanya mempunyai wajah yang tampan dan mempesona juga tidak jauh dari manisnya gula.. hiks hiks wajah manis seperti gula kebayang tidak kalau lagi tidur pasti banyak diemutin oleh semut apa jadinya ya... ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚
Emmm itu tidak penting, yang terpenting sekarang adalah soal perasaanku yang jujur ini, ketika aku melihat dua pria ini aku ingin sekali mendekatinya, mengenalinya lebih dalam lagi, dan bahkan punya rasa ingin memiliki antara keduanya, pilih- pilih salah satunya๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚...
Iya sih harus dipilih salah satunya, tapi jika dua pria ini tidak menyukaiku bagaimana? ๐Ÿ˜ญ
Itu juga tidak penting, yang terpenting adalah kejujuranku terhadap persaan ini bahwa aku sangat menyukainya...sangatttttttt menyukainya,,,, wahhhhhhh jujur banget diriku ini...

F_F

konsep muamalah dalam islam

KONSEP MUAMALAH DALAM ISLAM

KONSEP MUAMALAH DALAM ISLAM

I. Pengertian
Fiqih Mumalah adalah pengetahuan tentang kegiatan atau transaksi yang berdasarkan hukum-hukum syariat, mengenai perilaku manusia dalam kehidupannya yang diperoleh dari dalil-dalil islam secara rinci. Ruang lingkup fiqih muamalah adalah seluruh kegiatan muamalah manusia berdasarkan hokum-hukum islam yang berupa peraturan-peraturan yang berisi perintah atau larangan seperti wajib,sunnah,haram,makruh dan mubah.hokum-hukum fiqih terdiri dari hokum-hukum yang menyangkut urusan ibadah dalam kaitannya dengan hubungan vertical antara manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan manusia lainnya.
Dari segi bahasa, muamalah berasal dari kata aamala, yuamilu, muamalat yang berarti perlakuan atau tindakan terhadap orang lain, hubungan kepentingan. Kata-kata semacam ini adalah kata kerja aktif yang harus mempunyai dua buah pelaku, yang satu terhadap yang lain saling melakukan pekerjaan secara aktif, sehingga kedua pelaku tersebut saling menderita dari satu terhadap yang lainnya.
Pengertian Muamalah dari segi istilah dapat diartikan dengan arti yang luas dan dapat pula dengan arti yang sempit. Di bawah ini dikemukakan beberapa pengertian muamlah;
Menurut Louis Ma’luf, pengertian muamalah adalah hukum-hukum syara yang berkaitan dengan urusan dunia, dan kehidupan manusia, seperti jual beli, perdagangan, dan lain sebagainya. Sedangkan menurut Ahmad Ibrahim Bek, menyatakan muamalah adalah peraturan-peraturan mengenai tiap yang berhubungan dengan urusan dunia, seperti perdagangan dan semua mengenai kebendaan, perkawinan, thalak, sanksi-sanksi, peradilan dan yang berhubungan dengan manajemen perkantoran, baik umum ataupun khusus, yang telah ditetapkan dasar-dasarnya secara umum atau global dan terperinci untuk dijadikan petunjuk bagi manusia dalam bertukar manfaat di antara mereka.
Sedangkan dalam arti yang sempit adalah pengertian muamalah yaitu muamalah adalah semua transaksi atau perjanjian yang dilakukan oleh manusia dalam hal tukar menukar manfaat.
Dari berbagai pengertian muamalah tersebut, dipahami bahwa muamalah adalah segala peraturan yang mengatur hubungan antara sesama manusia, baik yang seagama maupun tidak seagama, antara manusia dengan kehidupannya, dan antara manusia dengan alam sekitarnya.


FIQIH MUAMALAH


Fiqih Mumalah adalah pengetahuan tentang kegiatan atau transaksi yang berdasarkan hukum-hukum syariat, mengenai perilaku manusia dalam kehidupannya yang diperoleh dari dalil-dalil islam secara rinci. Ruang lingkup fiqih muamalah adalah seluruh kegiatan muamalah manusia berdasarkan hokum-hukum islam yang berupa peraturan-peraturan yang berisi perintah atau larangan seperti wajib,sunnah,haram,makruh dan mubah.hokum-hukum fiqih terdiri dari hokum-hukum yang menyangkut urusan ibadah dalam kaitannya dengan hubungan vertical antara manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan manusia lainnya.
Ruang lingkup fiqih muamalah mencakup segala aspek kehidupan manusia, seperti social,ekonomi,politik hokum dan sebagainya. Aspek ekonomi dalam kajian fiqih sering disebut dalam bahasa arab dengan istilah iqtishady, yang artinya adalah suatu cara bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan membuat pilihan di antara berbagai pemakaian atas alat pemuas kebutuhan yang ada, sehingga kebutuhan manusia yang tidak terbatas dapat dipenuhi oleh alat pemuas kebutuhan yang terbatas.
Sumber-sumber fiqih secara umum berasal dari dua sumber utama, yaitu dalil naqly yang berupa Al-Quran dan Al-Hadits, dan dalil Aqly yang berupa akal (ijtihad). Penerapan sumber fiqih islam ke dalam tiga sumber, yaitu Al-Quran, Al-Hadits,dan ijtihad.
 Al-Quran
ร˜
Al-Quran adalah kitab Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dengan bahasa arab yang memiliki tujuan kebaikan dan perbaikan manusia, yang berlaku di dunia dan akhirat. Al-Quran merupakan referensi utama umat islam, termasuk di dalamnya masalah hokum dan perundang-undangan.sebagai sumber hukum yang utama,Al-Quran dijadikan patokan pertama oleh umat islam dalam menemukan dan menarik hukum suatu perkara dalam kehidupan.
 Al-Hadits
ร˜
Al-Hadits adalah segala yang disandarkan kepada Rasulullah SAW, baik berupa perkataan,perbuatan,maupun ketetapan. Al-Hadits merupakan sumber fiqih kedua setelah Al-Quran yang berlaku dan mengikat bagi umat islam.
 Ijma’ dan Qiyas
ร˜
Ijma’ adalah kesepakatan mujtahid terhadap suatu hukum syar’i dalam suatu masa setelah wafatnya Rasulullah SAW. Suatu hukum syar’i agar bisa dikatakan sebagai ijma’, maka penetapan kesepakatan tersebut harus dilakukan oleh semua mujtahid, walau ada pendapat lain yang menyatakan bahwa ijma’ bisa dibentuk hanya dengan kesepakatan mayoritas mujtahid saja. Sedangkan qiyas adalah kiat untuk menetapkan hukum pada kasus baru yang tidak terdapat dalam nash (Al-Qur’an maupun Al-Hadist), dengan cara menyamakan pada kasus baru yang sudah terdapat dalam nash.
 PRINSIP DASAR FIQIH MUAMALAH
v
Sebagai sistem kehidupan, Islam memberikan warna dalam setiap dimensi kehidupan manusia, tak terkecuali dunia ekonomi. Sistem Islam ini berusaha mendialektikkan nilai-nilai ekonomi dengan nilai akidah atau pun etika. Artinya, kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia dibangun dengan dialektika nilai materialisme dan spiritualisme. Kegiatan ekonomi yang dilakukan tidak hanya berbasis nilai materi, akan tetapi terdapat sandaran transendental di dalamnya, sehingga akan bernilai ibadah. Selain itu, konsep dasar Islam dalam kegiatan muamalah (ekonomi) juga sangat konsen terhadap nilai-nilai humanisme. Di antara kaidah dasar fiqh muamalah adalah sebagai berikut :
 Hukum asal dalam muamalat adalah mubah
ร˜
 Konsentrasi Fiqih Muamalah untuk mewujudkan kemaslahatan
ร˜
 Menetapkan harga yang kompetitif
ร˜
 Meninggalkan intervensi yang dilarang
ร˜
 Menghindari eksploitasi
ร˜
 Memberikan toleransi
ร˜
 Tabligh, siddhiq, fathonah amanah sesuai sifat Rasulullah
ร˜
 KAIDAH FIQIH DALAM TRANSAKSI EKONOMI (MUAMALAH)
v
Kegiatan ekonomi merupakan salah satu dari aspek muamalah dari sistem Islam, sehingga kaidah fiqih yang digunakan dalam mengidentifikasi transaksi-transaksi ekonomi juga menggunakan kaidah fiqih muamalah. Kaidah fiqih muamalah adalah “al ashlu fil mua’malati al ibahah hatta yadullu ad daliilu ala tahrimiha” (hukum asal dalam urusan muamalah adalah boleh, kecuali ada dalil yang mengharamkannya). Ini berarti bahwa semua hal yang berhubungan dengan muamalah yang tidak ada ketentuan baik larangan maupun anjuran yang ada di dalam dalil Islam (Al-Qur’an maupun Al-Hadist), maka hal tersebut adalah diperbolehkan dalam Islam.
Kaidah fiqih dalam muamalah di atas memberikan arti bahwa dalam kegiatan muamalah yang notabene urusan ke-dunia-an, manusia diberikan kebebasan sebebas-bebasnya untuk melakukan apa saja yang bisa memberikan manfaat kepada dirinya sendiri, sesamanya dan lingkungannya, selama hal tersebut tidak ada ketentuan yang melarangnya. Kaidah ini didasarkan pada Hadist Rasulullah yang berbunyi: “antum a’alamu bi ‘umurid dunyakum” (kamu lebih tahu atas urusan duniamu). Bahwa dalam urusan kehidupan dunia yang penuh dengan perubahan atas ruang dan waktu, Islam memberikan kebebasan mutlak kepada manusia untuk menentukan jalan hidupnya, tanpa memberikan aturan-aturan kaku yang bersifat dogmatis. Hal ini memberikan dampak bahwa Islam menjunjung tinggi asas kreativitas pada umatnya untuk bisa mengembangkan potensinya dalam mengelola kehidupan ini, khususnya berkenaan dengan fungsi manusia sebagai khalifatul-Llah fil ‘ardlh (wakil Allah di bumi).
Efek yang timbul dari kaidah fiqih muamalah di atas adalah adanya ruang lingkup yang sangat luas dalam penetapan hukum-hukum muamalah, termasuk juga hukum ekonomi. Ini berarti suatu transaksi baru yang muncul dalam fenomena kontemporer yang dalam sejarah Islam belum ada/dikenal, maka transaksi tersebut “dianggap” diperbolehkan, selama transaksi tersebut tidak melanggar prinsip-prinsip yang dilarang dalam Islam. Sedangkan transaksi-transaksi yang dilarang dalam Islam adalah transaksi yang disebabkan oleh faktor:
 Haram zatnya
ร˜
Di dalam Fiqih Muamalah, terdapat aturan yang jelas dan tegas mengenai obyek transaksi yang diharamkan, seperti minuman keras, daging babi, dan sebagainya. Oleh karena itu melakukan transaksi yang berhubungan dengan obyek yang diharamkan tersebut juga diharamkan. Hal ini sesuai dengan kaidah fiqih: “ma haruma fi’luhu haruma tholabuhu” (setiap apa yang diharamkan atas obyeknya, maka diharamkan pula atas usaha dalam mendapatkannya). Kaidah ini juga memberikan dampak bahwa setiap obyek haram yang didapatkan dengan cara yang baik/halal, maka tidak akan merubah obyek haram tersebut menjadi halal.
 Haram selain zatnya
ร˜
Beberapa transaksi yang dilarang dalam Islam yang disebabkan oleh cara bertransaksi-nya yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip muamalah, yaitu: tadlis (penipuan), ikhtikar (rekayasa pasar dalam supply), bai’ najasy (rekayasa pasar dalam demand), taghrir (ketidakpastian), dan riba (tambahan).
 Tidak sah
ร˜
Segala macam transaksi yang tidak sah/lengkap akadnya, maka transaksi itu dilarang dalam Islam. Ketidaksah/lengkapan suatu transaksi bisa disebabkan oleh: rukun (terdiri dari pelaku, objek, dan ijab kabul) dan syaratnya tidak terpenuhi, terjadi ta’alluq (dua akad yang saling berkaitan), atau terjadi two in one (dua akad sekaligus). Ta’alluq terjadi bila kita dihadapkan pada dua akad yang saling dikaitkan, di mana berlakunya akad pertama tergantung pada akad kedua. Yang seperti ini, terjadi bila suatu transaksi diwadahi oleh dua akad sekaligus sehingga terjadi ketidakpastian (grarar) akad mana yang harus digunakan.maka transaksi ini dianggap tidak sah.
 KONSEP AQAD FIQIH EKONOMI (MUAMALAH)
v
Setiap kegiatan usaha yang dilakukan manusia pada hakekatnya adalah kumpulan transaksi-transaksi ekonomi yang mengikuti suatu tatanan tertentu. Dalam Islam, transaksi utama dalam kegiatan usaha adalah transaksi riil yang menyangkut suatu obyek tertentu, baik obyek berupa barang ataupun jasa. kegiatan usaha jasa yang timbul karena manusia menginginkan sesuatu yang tidak bisa atau tidak mau dilakukannya sesuai dengan fitrahnya manusia harus berusaha mengadakan kerjasama di antara mereka. Kerjasama dalam usaha yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam:
 Bekerja sama dalam kegiatan usaha, dalam
ร˜ hal ini salah satu pihak dapat menjadi pemberi pembiayaan dimana atas manfaat yang diperoleh yang timbul dari pembiayaan tersebut dapat dilakukan bagi hasil. Kerjasama ini dapat berupa pembiayaan usaha 100% melalui akad mudharaba maupun pembiayaan usaha bersama melalui akad musyaraka.
 Kerjasama dalam perdagangan, di mana untuk meningkatkan
ร˜ perdagangan dapat diberikan fasilitas-fasilitas tertentu dalam pembayaran maupun penyerahan obyek. Karena pihak yang mendapat fasilitas akan memperoleh manfaat, maka pihak pemberi fasilitas berhak untuk mendapatjan bagi hasil (keuntungan) yang dapat berbentuk harga yang berbeda dengan harga tunai.
 Kerja sama dalam penyewaan asset dimana obyek transaksi adalah manfaat dari penggunaan asset.
ร˜
Kegiatan hubungan manusia dengan manusia (muamalah) dalam bidang ekonomi menurut Syariah harus memenuhi rukun dan syarat tertentu. Rukun adalah sesuatu yang wajib ada dan menjadi dasar terjadinya sesuatu, yang secara bersama-sama akan mengakibatkan keabsahan. Rukun transaksi ekonomi Syariah adalah:
1. Adanya pihak-pihak yang melakukan transaksi, misalnya penjual dan pembeli, penyewa dan pemberi sewa, pemberi jasa dan penerima jasa.
2. Adanya barang (maal) atau jasa (amal) yang menjadi obyek transaksi.
3. Adanya kesepakatan bersama dalam bentuk kesepakatan menyerahkan (ijab) bersama dengan kesepakatan menerima (kabul).
Disamping itu harus pula dipenuhi syarat atau segala sesuatu yang keberadaannya menjadi pelengkap dari rukun yang bersangkutan. Contohnya syarat pihak yang melakukan transaksi adalah cakap hukum, syarat obyek transaksi adalah spesifik atau tertentu, jelas sifat-sifatnya, jelas ukurannya, bermanfaat dan jelas nilainya.
Obyek transaksi menurut Syariah dapat meliputi barang (maal) atau jasa, bahkan jasa dapat juga termasuk jasa dari pemanfaatan binatang. Pada prinsipnya obyek transaksi dapat dibedakan kedalam:
1. obyek yang sudah pasti (ayn), yaitu obyek yang sudah jelas keberadaannya atau segera dapat diperoleh manfaatnya.
2. obyek yang masih merupakan kewajiban (dayn), yaitu obyek yang timbul akibat suatu transaksi yang tidak tunai.
Secara garis besar aqad dalam fiqih muamalah adalah sebagai berikut :
1. aqad mudharaba
Ikatan atau aqad Mudharaba pada hakekatnya adalah ikatan penggabungan atau pencampuran berupa hubungan kerjasama antara Pemilik Usaha dengan Pemilik Harta
2. aqad musyarakah
Ikatan atau aqad Musyaraka pada hakekatnya adalah ikatan penggabungan atau pencampuran antara para pihak yang bersama-sama menjadi Pemilik Usaha,
3. aqad perdagangan
Aqad Fasilitas Perdagangan, perjanjian pertukaran yang bersifat keuangan atas suatu transaksi jual-beli dimana salah satu pihak memberikan fasilitas penundaan pembayaran atau penyerahan obyek sehingga pembayaran atau penyerahan tersebut tidak dilakukan secara tunai atau seketika pada saat transaksi.
4. aqad ijarah
Aqad Ijara, adalah aqad pemberian hak untuk memanfaatkan Obyek melalui penguasaan sementara atau peminjaman Obyek dgn Manfaat tertentu dengan membayar imbalan kepada pemilik Obyek. Ijara mirip dengan leasing namun tidak sepenuhnya sama dengan leasing, karena Ijara dilandasi adanya perpindahan manfaat tetapi tidak terjadi perpindahan kepemilikan.
Dari berbagai penjelasan di atas, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan dahwa Fiqih Muamalah merupakan ilmu yang mempelajari segala perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian dan kesejahteraan dunia akhirat). Perilaku manusia di sini berkaitan dengan landasan-landasan syariah sebagai rujukan berperilaku dan kecenderungan-kecenderungan dari fitrah manusia. Kedua hal tersebut berinteraksi dengan porsinya masing-masing sehingga terbentuk sebuah mekanisme ekonomi (muamalah) yang khas dengan dasar-dasar nilai ilahiyah.
Kewajiban Mempelajari Fikih Muamalah (Fikih Ekonomi)



Ditulis oleh Agustianto
Islam adalah agama yang sempurna (komprehensif) yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, baik aqidah, ibadah, akhlak maupun muamalah. Salah satu ajaran yang sangat penting adalah bidang muamalah/ iqtishadiyah (Ekonomi Islam). Kitab-kitab Islam tentang muamalah (ekonomi Islam) sangat banyak dan berlimpah, Jumlahnya lebih dari seribuan judul buku. Para ulama tidak pernah mengabaikan kajian muamalah dalam kitab-kitab fikih mereka dan dalam halaqah (pengajian-pengajian) keislaman mereka. Seluruh Kitab Fiqh membahas fiqh ekonomi. Bahkan cukup banyak para ulama yang secara khusus membahas ekonomi Islam, seperti kitab Al-Amwal oleh Abu Ubaid, Kitab Al-Kharaj karangan Abu Yusuf, Al-Iktisab fi Rizqi al-Mustathab oleh Hasan Asy-Syaibani, Al-Hisbah oleh Ibnu Taymiyah, dan banyak lagi yang tersebar di buku-buku Ibnu Khaldun, Al-Maqrizi, Al-Ghazali, dan sebagainya.
Namun dalam waktu yang panjang, materi muamalah (ekonomi Islam) cenderung diabaikan kaum muslimin, padahal ajaran muamalah bagian penting dari ajaran Islam, akibatnya, terjadilah kajian Islam parsial (sepotong-sepotong). Padahal orang-orang beriman diperintahkan untuk memasuki Islam secara kaffah (menyeluruh).

ูŠَุงุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุกَุงู…َู†ُูˆุง ุงุฏْุฎُู„ُูˆุง ูِูŠ ุงู„ุณِّู„ْู…ِ ูƒَุขูَّุฉً ูˆَู„ุงَ ุชَุชَّุจِุนُูˆุง ุฎُุทُูˆَุงุชِ ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†ِ
ุฅِู†َّู‡ُ ู„َูƒُู…ْ ุนَุฏُูˆٌّ ู…ُّุจِูŠู†ُُ

”Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara menyeluruh (kaffah) . Jangan ikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. (QS.Al-Baqarah 208).

Akibat lainnya, ialah ummat Islam tertinggal dalam ekonomi dan banyak kaum muslimin yang melanggar prinsip ekonomi Islam dalam mencari nafkah hidupnya, seperti riba, maysir, gharar, haram, batil, dsb.


Ajaran muamalah adalah bagian paling penting (dharuriyat) dalam ajaran Islam. Dalam kitab Al-Mu’amalah fil Islam, Dr. Abdul Sattar Fathullah Sa’id mengatakan :


ูˆู…ู† ุถุฑูˆุฑุงุช ู‡ุฐุง ุงู„ุงุฌุชู…ุงุน ุงู„ุงู†ุณุงู† ูˆุฌูˆุฏ ู…ุนุงู…ู„ุงุช ู…ุง ุจูŠู† ุฃูุฑุงุฏู‡ ูˆ ุฌู…ุงุนุชู‡
ูˆู„ุฐุงู„ูƒ ุฌุงุกุช ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ุงู„ุงู„ู‡ูŠุฉ ู„ุชู†ุธูŠู… ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ุนุงู…ู„ุงุช ูˆุชุญู‚ูŠู‚ ู…ู‚ุตูˆุฏู‡ุง ูˆุงู„ูุตู„ ุจูŠู†ู‡ู…
Artinya :
Di antara unsur dharurat (masalah paling penting) dalam masyarakat manusia adalah “Muamalah”, yang mengatur hubungan antara individu dan masyarakat dalam kegaiatan ekonomi. Karena itu syariah ilahiyah datang untuk mengatur muamalah di antara manusia dalam rangka mewujudkan tujuan syariah dan menjelaskan hukumnya kepada mereka

Menurut ulama Abdul Sattar di atas, para ulama sepakat tentang mutlaknya ummat Islam memahami dan mengetahui hukum muamalah maliyah (ekonomi syariah)

ู‚ุฏ ุฃุชูู‚ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุนู„ู‰ ุฃู† ุงู„ู…ุนุงู…ู„ุงุช ู†ูุณู‡ุง ุถุฑูˆุฑุฉ ุจุดุฑูŠุฉ

Artinya :
Ulama sepakat bahwa muamalat itu sendiri adalah masalah kemanusiaan yang maha penting (dharuriyah basyariyah)

Fardhu ‘Ain
Husein Shahhathah (Al-Ustaz Universitas Al-Azhar Cairo) dalam buku Al-Iltizam bi Dhawabith asy-Syar’iyah fil Muamalat Maliyah (2002) mengatakan, “Fiqh muamalah ekonomi, menduduki posisi yang sangat penting dalam Islam. Tidak ada manusia yang tidak terlibat dalam aktivitas muamalah, karena itu hukum mempelajarinya wajib ‘ain (fardhu) bagi setiap muslim.
Husein Shahhatah, selanjutnya menulis, “Dalam bidang muamalah maliyah ini, seorang muslim berkewajiban memahami bagaimana ia bermuamalah sebagai kepatuhan kepada syari’ah Allah. Jika ia tidak memahami muamalah maliyah ini, maka ia akan terperosok kepada sesuatu yang diharamkan atau syubhat, tanpa ia sadari. Seorang Muslim yang bertaqwa dan takut kepada Allah swt, Harus berupaya keras menjadikan muamalahnya sebagai amal shaleh dan ikhlas untuk Allah semata” Memahami/mengetahui hukum muamalah maliyah wajib bagi setiap muslim, namun untuk menjadi expert (ahli) dalam bidang ini hukumnya fardhu kifayah

Oleh karena itu, Khalifah Umar bin Khattab berkeliling pasar dan berkata :
ู„ุง ูŠุจุน ููŠ ุณูˆู‚ู†ุง ุงู„ุง ู…ู† ู‚ุฏ ุชูู‚ู‡ ููŠ ุงู„ุฏูŠู†
“Tidak boleh berjual-beli di pasar kita, kecuali orang yang benar-benar telah mengerti fiqh (muamalah) dalam agama Islam” (H.R.Tarmizi)

Berdasarkan ucapan Umar di atas, maka dapat dijabarkan lebih lanjut bahwa umat Islam :
Tidak boleh beraktifitas bisnis, kecuali faham tentang fikih muamalah
Tidak boleh berdagang, kecuali faham fikih muamalah
Tidak boleh beraktivitas perbankan, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas asuransi, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas pasar modal, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas koperasi, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas pegadaian, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas reksadana, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas bisnis MLM,kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh beraktifitas jual-beli, kecuali faham fiqh muamalah
Tidak boleh bergiatan ekonomi apapun, kecuali faham fiqh muamalah

Sehubungan dengan itulah Dr.Abdul Sattar menyimpulkan :

ูˆู…ู† ู‡ู†ุง ูŠุชุถุญ ุฃู† ุงู„ู…ุนุงู…ู„ุงุช ู‡ูŠ ู…ู† ู„ุจ ู…ู‚ุงุตุฏ ุงู„ุฏูŠู†ูŠุฉ ู„ุงุตู„ุงุญ ุงู„ุญูŠุงุฉ ุงู„ุจุดุฑูŠุฉ ูˆู„ุฐุงู„ูƒ ุฏุนุง ุงู„ูŠู‡ุง ุงู„ุฑุณู„ ู…ู† ู‚ุฏูŠู… ุจุงุนุชูŠุงุฑู‡ุง ุฏูŠู†ุง ู…ู„ุฒู…ุง ู„ุงุฎูŠุงุฑ ู„ุฃุญุฏ ููŠู‡.

Artinya : Dari sini jelaslah bahwa “Muamalat” adalah inti terdalam dari tujuan agama Islam untuk mewujudkan kemaslahatan kehidupan manusia. Karena itu para Rasul terdahulu mengajak umat (berdakwah) untuk mengamalkan muamalah, karena memandangnya sebagai ajaran agama yang mesti dilaksanakan, Tidak ada pilihan bagi seseorang untuk tidak mengamalkannya.(Hlm.16)

Dalam konteks ini Allah berfirman :

ูˆَุฅِู„ู‰َ ู…َุฏْูŠَู†َ ุฃَุฎَุงู‡ُู…ْ ุดُุนَูŠْุจًุง ู‚َุงู„َ ูŠَุงู‚َูˆْู…ِ ุงุนْุจُุฏُูˆุง ุงู„ู„ู‡َ ู…َุงู„َูƒُู… ู…ِّู†ْ ุฅِู„َู‡ِ ุบَูŠْุฑُู‡ُ ูˆَู„ุงَุชَู†ู‚ُุตُูˆุง ุงู„ْู…ِูƒْูŠَุงู„َ ูˆَุงู„ْู…ِูŠุฒَุงู†َ ุฅِู†ِّูŠ ุฃَุฑَุงูƒُู… ุจِุฎَูŠْุฑٍ ูˆَุฅِู†ِّูŠ ุฃَุฎَุงูُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุนَุฐَุงุจَ ูŠَูˆْู…ٍ ู…ُّุญِูŠุทٍ {84} ูˆَูŠَุงู‚َูˆْู…ِ ุฃَูˆْูُูˆุง ุงู„ْู…ِูƒْูŠَุงู„َ ูˆَุงู„ْู…ِูŠุฒَุงู†َ ุจِุงู„ْู‚ِุณْุทِ ูˆَู„ุงَุชَุจْุฎَุณُูˆุง ุงู„ู†َّุงุณَ ุฃَุดْูŠَุขุกَู‡ُู…ْ ูˆَู„ุงَุชَุนْุซَูˆْุง ูِูŠ ุงْู„ุฃَุฑْุถِ ู…ُูْุณِุฏِูŠู†َ

Artinya :
n‘Dan kepada penduduk Madyan, Kami utus saudara mereka, Syu’aib. Ia berkata, “Hai Kaumku sembahlah Allah, sekali-kali Tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan Janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan. Sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik. Sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan (kiamat)”.nDan Syu’aib berkata,”Hai kaumku sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan. (Hud : 84,85)

Dua ayat di atas mengisahkan perdebatan kaum Nabi Syu’aib dengan umatnya yang mengingkari agama yang dibawanya. Nabi Syu’aib mengajarkan I’tiqad dan iqtishad (aqidah dan ekonomi). Nabi Syu’aib mengingatkan mereka tentang kekacauan transaksi muamalah (ekonomi) yang mereka lakukan selama ini.
Al-Quran lebih lanjut mengisahkan ungkapan umatnya yang merasa keberatan diatur transaksi ekonominya.

ู‚َุงู„ُูˆุง ูŠَุงุดُุนَูŠْุจُ ุฃَุตَู„َูˆَุงุชُูƒَ ุชَุฃْู…ُุฑُูƒَ ุฃَู† ู†َّุชْุฑُูƒَ ู…َุงูŠَุนْุจُุฏُ ุกَุงุจَุขุคُู†َุข ุฃَูˆْ ุฃَู† ู†َّูْุนَู„َ ูِูŠ ุฃَู…ْูˆَุงู„ِู†َุง ู…َุงู†َุดَุงุคُุง ุฅِู†َّูƒَ ู„ุฃَู†ุชَ ุงู„ْุญَู„ِูŠู…ُ ุงู„ุฑَّุดِูŠุฏُ
Artinya :
Mereka berkata, “Hai Syu’aib, apakah agamamu yang menyuruh kamu agar kamu meninggalkan apa yang disembah oleh nenek moyangmu atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang penyantun lagi cerdas”.
nAyat ini berisi dua peringatan penting, yaitu aqidah dan muamalahn Ayat ini juga menjelaskan bahwa pencarian dan pengelolaan rezeki (harta) tidak boleh sekehendak hati, melainkan mesti sesuai dengan kehendak dan tuntunan Allah, yang disebut dengan syari’ah.

Aturan Allah tentang ekonomi disebut dengan ekonomi syariah. Umat manusia tidak boleh sekehendak hati mengelola hartanya, tanpa aturan syari’ah. Syariah misalnya secara tegas mengharamkan bunga bank. Semua ulama dunia yang ahli ekonomi Islam (para professor dan Doktor) telah ijma’ mengharamkan bunga bank. (Baca tulisan Prof.Yusuf Qardhawi, Prof Umar Chapra, Prof.Ali Ash-Sjabuni, Prof Muhammad Akram Khan). Tidak ada perbedaan pendapat pakar ekonomi Islam tentang bunga bank. Untuk itulah lahir bank-bank Islam dan lembaga-lembaga keuangan Islam lainnya. Jika banyak umat Islam yang belum faham tentang bank syariah atau secara dangkal memandang bank Islam sama dengan bank konvensianal, maka perlu edukasi pembelajaran atau pengajian muamalah, agar tak muncul salah faham tentang syariah.

Muamalah adalah Sunnah Para Nabi
Berdasarkan ayat-ayat di atas, Syekh Abdul Sattar menyimpulkan bahwa hukum muamalah adalah sunnah para Nabi sepanjang sejarah.

ูˆู‡ุฐู‡ ุณู†ุฉ ู…ุทุฑุฏุฉ ููŠ ุงู„ุงู†ุจูŠุงุก ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ุณู„ุงู… ูƒู…ุง ู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰

Artinya : Muamalah ini adalah sunnah yang terus-menerus dilaksanakan para Nabi AS, (hlm.16), sebagaimana firman Allah

ู„َู‚َุฏْ ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ุฑُุณُู„َู†َุง ุจِุงู„ْุจَูŠِّู†َุงุชِ ูˆَุฃَู†ุฒَู„ْู†َุง ู…َุนَู‡ُู…ُ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ูˆَุงู„ْู…ِูŠุฒَุงู†َ ู„ِูŠَู‚ُูˆู…َ ุงู„ู†َّุงุณُ ุจِุงู„ْู‚ِุณْุทِ

Artinya :
Sesungguhnya kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti yang nyata dan telah kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca keadilan supaya manusia dapat menegakkan keadilan itu.
Pengertian Muamalah
Pengertian muamalah pada mulanya memiliki cakupan yang luas, sebagaimana dirumuskan oleh Muhammad Yusuf Musa, yaitu Peraturan-peraturan Allah yang harus diikuti dan dita’ati dalam hidup bermasyarakat untuk menjaga kepentingan manusia”. Namun belakangan ini pengertian muamalah lebih banyak dipahami sebagai“Aturan-aturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan manusia dalam memperoleh dan mengembangkan harta benda”atau lebih tepatnya “aturan Islam tentang kegiatan ekonomi manusia”

Ruang Lingkup Muamalah
1. Harta, Hak Milik, Fungsi Uang dan ’Ukud )akad-akad)
2. Buyu’ (tentang jual beli)
3. Ar-Rahn (tentang pegadaian)
4. Hiwalah (pengalihan hutang)
5. Ash-Shulhu (perdamaian bisnis)
6. Adh-Dhaman (jaminan, asuransi)
7. Syirkah (tentang perkongsian)
8. Wakalah (tentang perwakilan)
9. Wadi’ah (tentang penitipan)
10. ‘Ariyah (tentang peminjaman)
11. Ghasab (perampasan harta orang lain dengan tidak shah)
12. Syuf’ah (hak diutamakan dalam syirkah atau sepadan tanah)
13. Mudharabah (syirkah modal dan tenaga)
14. Musaqat (syirkah dalam pengairan kebun)
15. Muzara’ah (kerjasama pertanian)
16. Kafalah (penjaminan)
17. Taflis (jatuh bangkrut)
18. Al-Hajru (batasan bertindak)
19. Ji’alah (sayembara, pemberian fee)
20. Qaradh (pejaman)
21. Ba’i Murabahah
22. Bai’ Salam
23. Bai Istishna’
24. Ba’i Muajjal dan Ba’i Taqsith
25. Ba’i Sharf dan transaksi valas
26. ’Urbun (panjar/DP)
27. Ijarah (sewa-menyewa)
28. Riba, konsep uang dan kebijakan moneter
29. Shukuk (surat utang atau obligasi)
30. Faraidh (warisan)
31. Luqthah (barang tercecer)
32. Waqaf
33. Hibah
34. Washiat
35. Iqrar (pengakuan)
36. Qismul fa’i wal ghanimah (pembagian fa’i dan ghanimah)
37. ََََََُQism ash-Shadaqat (tentang pembagian zakat)
38. Ibrak (pembebasan hutang)
39. Muqasah (Discount)
40. Kharaj, Jizyah, Dharibah,Ushur
41. Baitul Mal dan Jihbiz
42. Kebijakan fiskal Islam
43. Prinsip dan perilaku konsumen
44. Prinsip dan perilaku produsen
45. Keadilan Distribusi
46. Perburuhan (hubungan buruh dan majikan, upah buruh)
47. Jual beli gharar, bai’ najasy, bai’ al-‘inah, Bai wafa, mu’athah, fudhuli, dll.
48. Ihtikar dan monopoli
49. Pasar modal Islami dan Reksadana
50. Asuransi Islam, Bank Islam, Pegadaian, MLM, dan lain-lain

HUKUM KARMA ITU ADA

HUKUM KARMA ITU ADA
Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamulaikum wr.wb.


kisah ini menceritakan satu gadis delapan (8) boyfriend,, emmmmm kalau sebut name satu persatu saye rase tak best laaa,, rimas kan,, emmm macem mane kalau kite buat lebih kecil lagi lima jee,,! Tapi tak payah kite sebut name panjang-panjang sangatlaah,, sebut je,, boyfriend pertama, inisialnya I, due W, tige S, empat L, lima C, tak boleh sebut nama asli mereke,,,, tak ade izin kot...!
Dalam kisah ini, awal mulanya,, eitttsss lupa name gadisnye, name gadis tersebut inisialnya G,,, yee kite lanjutkan,, awal mulanye G sudah mengenal cinta itu sejak kelas 5 SD, saat itu die masih polos sangat, ikut ape kate hati die jee,, die mengenal cinta sebab ade yang mengajarkan, yang ajarkan itu I, pacar pertame die,, mase thu, I dengan G satu tempat pengajian, tapi beda sekolah, I Sekolah Dasar Negeri,, sedangkan G Madrasah Ibtidayyah Negeri, mereke hanya jumpe mase pengajian jee,, mase thu mereke ngaji siang, lepas balek dari sekolah mereke langsung pigi ngaji, tak mngenal lelah mase thu sebab semue budak-budak memang begitu kerje hari-harinye,,,
Pertemuan antara I dengan G awalnya saling membenci, saling mengejek-ejekan, tau laah, macem mane kalau budak laki degil,, yee macem thu lah,, mengambil sendal G mereke sembunyikan,, sampai pulang dari ngaji G nangis,, tak ade sendal lagi,, sampai G tiap hari mereke kerjain,,, eeiitttssss jap, I mase thu punya kawan rapat tige rang,, tak payah kite sebut name, tak penting kot... kita lanjutkan,,,, I tiap hari ganggu kan G dengan cara mereke sendiri, kawan rapatnye I yang bagi kan ide, dan I yang melakukannye,, mase thu ade due perempuan yang gila sangat kat I, tak payah sebut name, satu diantara mereke berdue dah jadi kawan rapat G sekarang,,
setelah thu, I mulai suke kat G, dan G tak sadar kalau I dah perhatian sangat kat G, kawan rapat I bagi care buat kerjain G lagi, Tapi I dah tak nak lagi sebab I dah mulai ade rase kat G,, I mulai menjauh kat kawan rapatnye, I mulai duduk sorang-sorang,, dah tak degil lagi, sedangkan due perempuan yang gile kat I, mereke ikut serta juge kerjain G, mereka pelek terhadap I,, kenape I dah tak joint kat mereke lagi,,, akhirnya bau rasa suke itu tercium kat kawan rapatnye I, ternyata I dah mulai suke kan G,,,
tiap mereka pause ngaji, mereka jajan, sedangkan G dibelanjakan makan oleh I, dan G mase thu takut, die fikir” apesal ni I baik sangat kat aku,, belanja aku makan pula,, owwhh die nak racun aku kot,,” dan seterusnye I mulai rapat siket dengan G, dan G pun dah terasa tak ade dendam lagi,,, mase makin berjaIan,, hubungan mereke semakin akrap, dan berjalan hingga 4 tahun....
after 4 tahun......
I pindah sekolah kat luar daerah, sementara G tak, tetap didaerah nye sendiri, mase thu hubungan mereke tak ade problem walaupun ade due perempuan yang beringin sangat kat I tapi tak dapat,, macem cara dah mereke buat, termasuk fitnah kan G, ancam kan G, tetapi care mereke tak sukses kot,, I punya kakak satu,, mase thu kakak I suke sangat kat G, tapi lama-lama kakak I mulai benci kat G sebab due perempuan yang gilakan I thu berhasil hasut kan kakaknye I,,,,
Lepastu I ajak jumpe G,, oh ya, lupee,,, setelah 4 tahun thu I dah masuk Sekolah Menengah Pertama class 3,, belum pindah dan G class 2, mereke satu sekolah,, dan mereke satu pengajian, pengajian malam pula, sebab dah besar, nah saat thu, di sekolah ade satu perempuan, boleh lah kite kate die chantek, satu room dengan I. name die iniasialnye M,,,, mase thu M suke kan I, bawa makanan kat sekolah bagi untuk I, belanjakan I makan, beri hadiah buat I, sampai I tepikan G.. hingga I jadian dengan M tanpa sepengetahuan G....
Mereke dah menjalin hubungan sampai satu semester, lame-lame hubungan orang thu tersebar seluruh sekolah,, emmmm siket mengenai wajahnye I, I thu handsome, perangainye oke degil sikit, pandai pikat hati perempuan,, sape pun yang tengok die semua nak beringin kan die,,
dah kite lanjut.... !!!!!!!
sampai mane dahh.. ye,, hubungan dah tersebar, tibalah ke telinganya G, saat thu G sangat terhancur, hatinya pecah, ya Allah saye tak kuasa lah nak cerite fasal sakit hati,, menangis tau,,,!!! Hhihihihi lanjut...
Lepastu G pendam rase thu, tak pun die terlihat hancur depan I, G belakon kuat jee depan I, dan I merase bahwa G tak jealous pada die, bertanda G tak cinte kan die, padahal G belakon kuat depan die, seolah-olah G tak terasa sakit,, hingga mase berjalan terus sampai habis sekolah menengah pertama,, lalu I pindah sekolah kat luar daerah,,, malamnye tiba ditempat pengajian I ajak jumpe kan G,, saat jajan malam, I berjalan di belakang G dab tiba-tiba,, I panggil G sambil tarek tangan G,,,

  I         : awak,,! Sekejap awak,,,! (sambil tarek tangan G)
  G        : sorry,, awak, saye tak boleh,, ini malam kot,,! Awak faham laa,, kalau waled tengok, saye tak nak lah dikire yang bukan-bukan,,, (sambil tengok tangan yang dipegang thu)
  I         : okey,, sorry,,! Tapi saye ade hal lah nak bincang kat awak,,! Boleh,,
            Jaaappp je,,,! (dengan wajah serius penuh memohon)
  G        : awak,,,! Saye tak boleh,, sorry,, (langsung jalan)

Dan I kejar di belakang sambil panggil,, awak,,,! Sekejap je,,! Awakk,,,,! Tolong lah,,,! Lalu kakak I muncul depan mereke,, dan berkate pada G,, “G nape dengan I ni,,! Bincanglah kalau ade masa alah,,, tenamg biar akak temankan, korang duduk kat sana je,, akak duduk kat sini,, okey,,! Kemudian G terima tawaran kknya I,, lalu mereke berdue bincangkan fasal thu,,

  I         : awak,,,!
            Saye nak minta maaf kat awak,, saye tau,, saye salah,, dah due kan awak,,
            Awak tak jealous kot saye buat macem ni,, saye tengok awak macem senang jee,, saye buat mcem ni,,
  G        : (senyap jee)
  I         : awak nape senyap jee,,!
            Awak bagi tau lah,, kalau awak ade sakit hati,, atau tak,,!
            Jawablah awak,,! (lembut dan sopan)
  G        : saye rase awak dah tau,, tak payah nak jawab lagi,,
            Saye kire awak tak sampai hati buat macem ni,,
            Nape awak tak bagi tau saye fasal awak tak cintekan saye lagi,,,
  I         : (jeda),,, saye minta maaf lah awak,, saye cintekan awak sampai bile-bile,,
            Tapi saye tak tau nape saye sampai buat macem ni,, saye rase awak yang tak cintekan saye lagi,, sebab mase saye buat thu,, awak tak kesah pun,, dan tak perdulikan saye lagi,,, (sambil tatap muka G)
            Awak pandang lah saye kalau saye lagi cakap,,,!
  G        : saye rase mase bincangan kite dah selesai kot,,!
            Saye nak balek ke bilek laaa,! (berdiri)
  I         : (menarek tangan G) sekejap awak,,,!
            Belum selesai,, masih banyak yang perlu kite bincangkan,,,!
  G        : awak,,,!
            Ini malam,,, tak baek due orang bukan mahram jumpe kat luar,,
            Nanti orang tengok ape kate,,,!
  I         : okey,,! Sekejap jee,,, !! ade hal yang nak sye tanyekan kat awak,,
            Awak jawab dengan ikhlas,,dan jujur,,!
            Awak masih cintekan saye,,,!
  G        : saye rase tak perlu saye jawab,, awak kan dah tau dari dulu,,!
  I         : tak,,,! Saye nak tau sekali lagi dari mulut awak,,!
            Jawab lah awak,,!!
            Sebab,,,,!!!
  G        : sebab ape awak,,!!!
            Awak nak kawen kee,,!
            Muda sangatlah awak nak kawen,,!!!
  I         : awak,,,,! Saye tak ajak gurau laah,,
            Jawab laa awak,, saye nak dengar sekali lagi dari mulut awak,,!
  G        : awak,,,!
            Saye cintekan awak dengan ikhlas tau,, dari dulu sampai sekarang cinte saye tetap hanya untuk awak, sorang jee,! Dan saye pun rela lepaskan awak dengan ikhlas,, asalkan awak bahagie dengan die,,!!! (dengan wajah yang sedih dan memandang I)
  I         : (merasa kasihan dan penuh dengan rasa bersalah sebab mendue kan G)
            Saye minta maaf awak,,,! Saye dah buat awak sepatutnye yang tak boleh saye buat,,!
Saye dah ingkar janji dengan awak,,!
            Ape yang boleh saye buat supaya awak dapat maafkan saye,,! (wajah sedih penuh bersalah)
  G        : awak tak payah buat ape pun,, saye dah maafkan awak,,!
            Awak jage cinte awak dengan die,, jangan sampai awak duekan die lagi,,!
            Saye ikhlas lepaskan awak untuk die,,! (sambil jatuh aer mata dalam kesedihannya)
  I         : saye minta maaf sangat-sangat kat awak,,
saye tak tau nak kate ape lagi,,! (sedih dan menyesal) (tukar topik)
awak,,,!!
            Saye nak sambung sekolah kat luar daerah,,,!
            Esok saye berangkat,,awak tak nak hantarkan saye,, bareng family saye,,
            Nanti kakak saye boleh jemputkan awak,,!!
  G        : tak pee,, awak minta jee kat M suruh hantarkan awak...!!
            Saye doakan jee,,!
  I         : M tak boleh,,,! Die ade acare kat rumahnye,,!!
            Awak jee yang saye nak,,,! Bolehhh,,!
            Saye janji,, saye sekolah betul-betul, lepastu saye balek sini lagi,, saye akan jumpekan awak,,
            Dan saye bagi tau awak kalau saye akan sukses bile awak masih bersame saye,,!
  G        : sorry awak,,! Saye tak boleh,, mama saye tak izinkan bile saye pergi jauh,, ape lagi dengan orang yang tak mama kenal,,!
  I         : esok kakak saye jemput kan awak kat rumah,, biarlah kakak saye yang minta izin,,
            Awak sekali jee,, hantarlah saye terahir kali ni,,!!
            Awak tau,,!
            Saye kat sana,, tak hanya sekolah jee,, saye ade ngaji juge,, awak doakan saye yee,,!
            Biar jadi ustaz, heheheehehhe
  G        : (senyap jee)
  I         : awak,,! Boleh kan esok temankan saye,,!
 G         : kalau M boleh hantarkan awak,,
            Ape awak masih nak mohon macem ni nak minta saye temankan awak,,!!
  I         : (perasaan) emmmmm kalau awak sanggop,, boleh lah awak hantar saye,,
            Dan saye pun senang bile cinte pertama saye hadir temankan saye, hantar kan saye cari ilmu yang luas,,!!
  G        : (sambil bangun, berdiri, dengan wajah kesel siket)
            Awak,, dah nak malam sangat ni,, saye minta diri dulu laah,,!!!
            Saye pun ngantok,,, nak tidurrrr heummm (senyum)
  I         : awak belum jawab tanye saye,,!!!
            Awak jawab laah dulu,,
            Awak esok temankan saye kan,,!!
  G        : (G tak beri jawaban langsung pergi)

Terlihat diwajah nya I, merasa nyesal dah buat G macem thu,, lalu I pergi jumpe kakak,, “akak,,,! Kakak die tak menjawab, hanya elus-elus bahunya I,, dan berkata “ pergi lah ke bilek,, akak pun ngantok sangat dah,,!” I jawab “ yee kak,,”! kemudian G masok bileknye, dan I kembali kebileknye juge, sementara kakak I masok bilek sendiri juge,,
Esok harinye, I nak berangkat, pagi-pagi waktu shubuh tiba I nak jumpe kan G sekali lagi,,! Karena semua santri yang ngaji kat sana shalat di mushalla, rupenya G tak ikut jamaah, die shalat sorang kat bileknye,, sebab dah tak nak jumpekan I lagi, dan tak nak tengok muke I lagi,,! Setelah itu semua santri pulang kerumah masing-masing, sementara I masih tunggu G keluar bilek,, dan G tak pun keluar-keluar dari bileknye,, akhirnye I tak sanggop tunggu G lagi dan pulang kerumahnye, takut nanti lambat perjalanannye,,,!!
Baru setelah itu G keluar bilek dan pulang kerumah sendiri,, tiba-tiba tengah jalan G bertemu dengan kawan rapat nye I dulu,, dan mereke berkate “ G kau masih berharap sangat ke I nak jadi boyfriend kau,,, mimpi jee lah,, kau tau M lagi best dari pada engkau lah G,, hahahhahahahahaha” dan G senyap jeee,, langsung jalan terus balek kerumahnye,,, hari berlalu, mase ke mase,, hingga 2 tahun,, setelah 2 tahun G dah masok Sekolah Menengah Atas, dan I dah pulang kerumah untuk libur beberapa hari,, setelah itu I pergi ngaji malam,, dan jumpe dengan G lagi,,
G mase thu pun dah ngaji tingkat paling atas,, sementara I lebih atas lagi, dah boleh kate nak jadi ustaz,, tapi belum jadi,, masih dalam proses, kalau ilmu nye G dengan I lebih tinggi I lah,, mase tupun class paling tinggi ya class G ngaji, dan I pun minta masuk class tersebut,, subhanallah semua perempuan yang ade kat class thu terpikat dengan suara I, dengan ke handsoman I, dengan perangai I,, semuanye berebutan,, sementara G tak perdulikan I lagi, sebab G dah terlanjur kecewa dengan ke angkuhannya I....
Kemudian, pengajian dah selesai dan biasenye ade hari khusus untuk pengajian tilawah, tapi siang,, G selalu ikut ngaji tilawah, suara G pun cukup merdu dan berdering sangat, bahkan slalu dapat pujian dari ustaz yang ajarkan ngaji tersebut,, dah tak penting kot, heheheeheh,,
Selepastu,, I malam thu jumpekan G,,,

  I         : assalamualaikum,,,!!! (sambil memberikan senyum)
  G        : waalaikum salam,, (balas senyum)
  I         : ape kabar awak,,,!
            Awak sehat,,!
  G        : alahmadulillah,, saye sehat,, awak sendri macem mane,, sehat juge kan,,!!!
  I         : yee,, alahmdulillah awak,,!
  G        : emmmmmm yee,,!
  I         : awak macem mane sekarang,,, sekolah awak lancar,,!!
            Awak dah beza,,! Tak macem dulu lah saye tengok,, banyak perubahan dekat awak,,!
  G        : (memberi senyum) saye nak masok bilek,, sorry,,!
  I         : eh,, sekejap awak (sambil sentuh tangannya lagi, dan G cepat respon)
            Oh sorry,,!! Sorry,,!!
  G        : saye kire awak dah berubah,, dah jadi ustaz,, rupenye belum,, (dengan senyum)
            Awak ade hal nak tanyekan,, ! saye tak boleh lame sangat, sebab tak baek pandang orang,,!
  I         : emmmmm,, tak,, tak ade,,!
            Okey laah,,,! Awak pergi jee,,! (sambil mempersilahkan G untuk pergi)
            Sorry,, fasal tady,,! (gugup)
  G        : (hanya memberikan senyum)

Lalu mereke berdue sambil merenungkan pertemuan tadi,, kan dah besar orang thu, wajarlah dah punya perasaan sedikit dewase,, kemudian hari demi hari,, mase demi mase, G mulai punya rase dendam kat I, dan I tak sanggop tahan perasaannye, minta balikan dengan G, dan berjanji tak kan pernah nak sakiti hati G lagi,, lalu G pun terima dan mereke berdue jadian kembali,,,
Ingat tau,, G punya prinsip,, kalau sudah jadi bekas die dah tak nak lagi,, ape lagi putus hubungan disebabkan pihak ketiga,, prinsip G sampai sekarang masih berlaku,,, die kalau dah jadi bekas orang dah tak nak lagi,,, tak ade yang nak kawen ya sudah,, yang penting kalau dah jadi mantan die,, die tak nak berulang-ulang pada yang satu,, itu prinsip G dari dulu sampai sekarang...
Rupenye G punya niat nak bales dendam,, nak buat hal yang same macem I buat dulu kat die,,, ingat ini suatu contoh yang tak boleh korang tiru okey,,, lepastu orang thu berdue dah jadi pasangan kekasih balek,,mereke menjalin hubungan thu selama 1 tahun,, lepastu I balek ke pesantrennye nak lanjut study nye,,,sementara G buat ulah kat sini,, G pacaran dengan lelaki yang satu class kat die sekolah, mereke makan bersame, jumpe setiap pause, akhirnye G berubah jadi perempuan setengah laki (tomboy) dah berpakaian gunakan jeans, pakek sepatu, pagi olahrage, sore olahrage bersame rekan-rekan sekolah,, dah jadi tak baek laaa,,,
Tapi ingat tau,, marwah dan kehormatan keluargenye tetap G jage,, tak sesekali die kecewakan keluarga nye, G buat macem thu sebab die dah terlanjur kecewa dengan cinta pertamenya,,  dah die pacaran dengan W,, W itu budak sekolah lain,, beza satu tingkat dengan G , tapi tiap sore W hadir olahraga kat sekolah G, sebab W banyak kawan laki kat sekolah G,, kesempatan G laah jumpe tiap hari kan,,!
Lepas tu mereke asik pacaran,, kemudian kat sekolah G ade buat pertandingan volly ball, W slalu hadir untuk sokong kan G, dan tim G slalu menang,, hingga tim G ikot pertandingan keluar sekolah, dan W slalu sempat kan mase untuk hadir buat sokongkan G,,, mase-mase thu hingga G tamat Sekolah Menengah Atas,,,,
Lalu G putuskan W tanpa sebab,,, hingga W kecewa, benci kan G, bahkan pernah bersumpah untuk G agar G dapat balesan yang same suatu mase nanti,, sementara G tak kesah fasal thu, sebab G dah pernah merasakan sakit hati terlalu dalem,,,,
Setelah itu, G cari boyfriend baru lagi,, dapat,,,! Die jadikan pacarnye lagi, dah menjalin hubungan selama 6 bulan,, G minta putus,, tanpe alesan ape pun,, dan cari yang baru lagi baru jumpe dengan S,, dengan S thu lame kot,, 2 tahun lah kurang lebih, nape die bertahan dengan S selama thu,, sebab S polos, tak degil, penyayang, jujur, tapi,,, heheheheheheh tak payah lah nak sebut kekurangan orang,, dah kite lanjut,,
Dengan S lame juga menjalin hubungannye, sebab mase thu S banyak sangat tolongkan G dari pertame nak masuk jenjang perkuliahan atau belajar ketingkat mahasiswa, S tolong semuanye, S uruskan semuanye hingga G jadi mahasiswa, dan G hanya keluarkan duet je,, dah semuanye berjalan dengan lancar,,, G nyaman je dengan die walaunpun S (........) tapi tak kesah fasal thu,, bahkan mase thu G tak punye niat nak sakiti orang lagi,,, dah berjalan 2 tahun,, G mulai buat ulah lagi,, dah berani nak gedik kat laki lain,, dan S pun tak kesah, saye rase S thu macem tak punya perasaan laaahhh,, hahahahaha,,, lanjut...
G buat ulah lagi, dan coba selingkuh, tak payah sebut namenye tak begitu penting,, hanya 1 bulan jee, lepastu ketahuan same S,, rupenye S betul-betul pelek laa,, tak ambil perasaan langsung fasal perselingkuhan ni,, aduhhhhhh,,, ape lah die,, ni,, manusia ke atau malaikat,, astaghfirullah,, !! hehehehe,, kita lanjut...
S tak mempersoalkan fasal selingkuh itu,, masih tetap terima G seadanya, seperti mase die terima dulu, cintenye S kuat sangat tau,, padahal G slalu sakiti die, keluarkan kate yang tak sedap,, G betul-betul wanita tak baek lah mase pacaran dengan S,, ape je G buat kat S, S tak terase sakit,, lalu G coba selingkuh lagi,, S tetap tak perduli, S tetap terimakan G ape adenye, tak pernah meterhokkan keadaan, S terima bende ape yang terjadi kat die,, betul-betul pelek laah kau S,,
Selanjutnya, dah berjalan mulus, G memang dah tak ade rase lah kat S,, G nak minta putus,, tapi tak ade alesan yang kuat, yang logi,, akhirnya ade sorang laki lain, yang baru G kenal,, yaitu L, die bearalasan nak minta putus kat S karena dah ade L, die nak pacaran dengan L, L pun mase thu bodoh nak pun die jadi pacar nya G,, lalu G minta jumpe kan S,, nak bincang fasal thu,,,

  G        : awak,,! Sebelum ni saye nak minta maaf dulu,,,
            (rasa tak tega nak putus S),,
  I         : ye awak,,, nape ni minta maaf,, tak biase pun awak minta maaf kat saye,,
            Ni pasti ade ape-ape lagi kan,,, awak cakap lah,,!
  G        : dalam hati “ ya Allah dari mane aku mulai ni,, macem tak tega lah aku sakiti die,, die tak pun pernah buat salah kat aku,, yang ade selama ni,, akuuuu jee yang buat hal,,aisssshhh”
            (memberikan senyum) hehehehe tak ade lah,,,
            Awak,, kite esok ade kelass kan,, awak boleh jemput saye,,
            Esok saye tak ade teman pigi laaa,, boleh,,
  I         : isshhhhh awak,,,! Macem orang asing jee mintanye,,, okey,, esok saye jemput,,!
            Ingat tau,, tak boleh lambat,, jangan buat saye menunggu slalu kat sana,,
            Awak kenag belajar disiplin lah thu,,!
  G        : emmmmmm yee laaaa, (kesel)

Dah, tak jadi putus, habis mereke dah jumpa.. G pulang kerumah, dan S pun balek kerumah, ketika G sampai dirumah lalu L tanye,, lewat telefon,,, sikit mengenai L, sebenarnye L thu orang nye biase je, tak ade yang istimewa kat die, tak ade ape-ape,, sebab G nak cari alesan buat putuskan S,, maka L laa mangsenye,, kasihanlah kat L,, L pun perangainye tak baik, mulutnye die thu macem ah, tak baik kot cerite kan keburukan orang.... L cell G
Gring,, gring,,,,,,,gring,,,!!!
  G        : hallow,,!!! Assalamualaikum.....
  L        : walakumsalam,,, ape kabar awak,,,!
            Sehat,,,!
  G        : yee, alhamdulillah saye sehat awak,,!
            Nah,,! Awak sendiri macem mane,, sehat kan,,!
  L        : alhamdulillah,,,

Tak basa basi lain pun, langsung nak tanye fasal G dah putus belum dengan S,, nampakkan perangai L macem mane,, lanjut,,
  L        : awak,,! Macem mane dah dengan S,, dah bagi tau kat die belum kite dah jadian,,
            Awak,, kalau cepat cerite lagi best tau,,,, jangan lame sangat lah simpan hubungan kiterang,,,!
            Saye nak awak sorang-sorang buat saye jeee,!
  G        : dalam hati “ya Allah,, lelaki ape ni yang dah aku jadikan tumbal,,,die beringin sangat kee aku putus kan S,, die serius tak ni jalin hubungan dengan aku,, ishhh”
  L        : awak,,! Ade dengarkan saye cakap,,!
            Awak,,,! Hallow,,!
  G        : (terkejut) yee awak,,!
            Emmm ade,, ye saye dah nak coba bincangkan fasal thu,,,
            Tapi,, saye rase belum masenye kot,, sebab belum ade problem yang boleh jadikan masa alah,,,
            Awak sabar sekejap eeee,,!
  L        : eemmmm okey lah,, tak ape lah awak,, saye tuggu sampai awak betul-betul buktikan kalau awak cintekan saye,,!
            Kalau macem thu,, dah dulu laah awak,, saye lagi belajar ni,, nanti laah saye cell lagi yee,!
  G        : emmm okey lah,, assalamualaikum,,, jage diri elok-elok yee,,
  L        : walakumsalam,,, yee,, awak juge tau,,! (tutup telefon)

L thu sebenarnye, die pelit,,suke meperhitungkanlah,,, tapi G tak mempersoalkan masa alah itu, sebab tujuan utama G nak jadikan L sebagai tumbalnye, agar punye alasan boleh putuskan S,,, perangai G tak baik untuk di contohkan,,,
Lepastu G diam kan S selama satu minggu, tanpa komunikasi langsug kat S,, perasaan G terhadap S semakin hari semakin hilang,, rasa sayangnya pun juge hilang tiba-tiba, hingga keputusan G sudah memuncak nak putuskan S betul-betul,,, lalu, S tak perdulikan dengan diamnya G selama thu, S masih menganggap remeh fasal hal thu, akhirnya kabar dah tak ade lagi, S dah mulai telephon G lagi, dan G tak pernah angkat, S messege tak pernah G replay, mase thu berjalan hingga sampai satu bulan,,
Kemudian S datang kerumahnye G nak jumpekan G,,, ya Allah, mase thu sedih sangat laahh tak kuase nak cerite,, S menangis dan mohon jangan tinggalkan die, tetapi keputusan G tak boleh digugat tau, G tetap pada pendiriannye, tetap tak boleh terimakan S sebagai kekasihnye lagi... sebab kalau orang dah tak cintekan lagi, nak kate ape pun tetap tak cinte kot....
Akhirnya G tetap tak terima S lagi, dan S pulang dari rumah G dengan aer mata berlinang, dan G hari itu bersenang-senang kat L, kemudian G mulai rase nyaman kat L dan benaran cintekan L, rupenye L itu punya perangai yang tak baek, die pun punya selingkuhan kat die ambil stduy tu,,,
Masih untung G belum punya perasaan yang mendalam, sampai akhirnya bau busuk L itu tercium di hidungnye G, G buat ulah lagi, seolah-olah G tak tau ape-ape, G senyapkan kabar kat L, G tak pernah komunikasi dengan L selame satu minggu, rupenye L pun nak buat hal yang same, senyapkan kabar selame satu minggu, hingga ahirnye hubungan mereke renggang, dan putus tanpa kejelasan yang pasti,,,
Lalu G tak berdiam diri macem thu, langsung nak cari pengganti yang baru lagi, dapat kawan satu college L namanya C, G menjalin hubungan dengan C atas dasar balas dendam kat L, berjalan hingga satu tahun setengah, lalu hubungan G dengan C renggang lagi, dan tak ade penghujungnye, rupenye C itu punya selingkuhan juge, lebih busuk C lagi ketimbang L, sebab C pandai menutupi kesalahannye dan nampakkan kesalahan orang lain, maksudnye C salahkan wanita lain, die nak kate wanita ini suke kan die, seolah-olah die handsome sangat, sehingga banyak wanita gilekan die, beriya sangat nak die jadi pasangannye, padahal C sendiri yang gedik kat wanita lain.
Akhirnya perangai belang thu tercium kat G, dan G senyapkan khabar selama 1 bulan, hingga G menemukan bukti yang kuat untuk memutuskan hubungannye, tetapi duluakan C memutuskan hubungan percintaan itu, C membuat macem thu supaye G nak mohon-mohon kat die, macem mase G senyapkan kabar, dan C mohon-mohon kat G supaye tak tinggalkan C, ternyate G sakit hati dan kecewa berat atas perangai C yang tak serenok itu dengan memutuskan G, lalu G tak perdulikan C lagi, dan C terus menerus hubungikan G lagi, nak minta maaf, nak minta balikan lagi,,, G dah tak nak C lagi, dah jijik tengokkkan C dah benci sangat kat C,, tapi takut nanti bile benci sangat kat C,, jatuh cinte lagi,,, hingga G memutuskan untuk tak ade komunikasi lewat media apepun... hingga G sekarang dah jadi wanita seperti dahulu lagi, kembali pada jalan yang benar, dan memohon ampunan pada Allah atas setiap perbuatan yang ia lakukan dahulu sekarang dan nanti,, die akan menjadi wanita yang sholeh macem die dahulu mase kenal I,,
Sementara I sekarang dah jadi lelaki yang macem tak tau agame, dah berpakaian semacem anak gaul, menggunakan jeans pendek, dan jeans kuncup bawah, rambut tak pernah ia potong lagi, dah macem orang tak berpendidikan,,, sedangkan C sekarang ini asik-asik hubungi G, cari tau fasal G, dah jadi ape G, dah bersuami belum, nak tau semua fasal G leawat kawan rapat G, sementara yang lain entah kemane tak tau yang pasti semua itu ade karma, sebab bile kite meperlakukan orang lain tak serenok, maka balesan untuk kite pula tak seronok, semoge saje, perbuatan ini menjadi contoh untuk orang lain agar tak ade yang ikut jejak macem ini, karena hukum karma itu ada.

PILIH JADI DOKTER ATAU JADI HAKIM, TERNYATA JADI

Ada dua keinginan: Pertama, menjadi dokter (terlalu berat) atau perawat, agar bisa membantu orang yang lemah cepat teratasi di hospital...